Lombok Timur

Keberangkatan 1.392 Jemaah Haji Lombok Timur Tunggu Kepastian Pusat, Keselamatan Jadi Prioritas

Lombok Timur (NTBSatu) – Keberangkatan 1.392 calon jemaah haji asal Kabupaten Lombok Timur tetap optimis dan mengacu pada keputusan pemerintah, di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Lombok Timur, Makinudin Masud mengatakan, seluruh proses administrasi jemaah telah rampung, Termasuk, pelunasan biaya haji.

IKLAN

“Untuk pelunasan biaya haji sudah 100 persen selesai semua,” ujarnya kepada NTBSatu, Kamis, 11 Maret 2026.

IKLAN

Ia juga menginformasikan, jemaah haji asal Lombok Timur tahun ini terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter), yakni 1, 6, 9, 12, dan 15. Saat ini, pihaknya tengah mencetak visa yang telah terbit.

IKLAN

“Jemaah haji kita yang sudah terbit visanya sedang kita print (cetak, red). Semua kloter sudah kita cek satu per satu sesuai instruksi dari pusat,” katanya.

Pantau Situasi, Ikuti Arahan Nasional

Meski tahapan teknis berjalan sesuai jadwal, Makinudin menegaskan, pihaknya terus memantau perkembangan situasi di Timur Tengah. Namun hingga kini belum ada perubahan kebijakan terkait penyelenggaraan ibadah haji, bukan berarti juga tidak ada penyesuaian tertentu.

“Tetap kita tunggulah bagaimana keputusan dari pemerintah. Apalagi tadi komentar dari Menteri Haji dan Umrah disampaikan, harapan dari Pak Presiden Prabowo adalah keselamatan dari jemaah,” ujarnya.

Menurutnya, seluruh daerah mengikuti kebijakan nasional jika sewaktu-waktu ada penyesuaian teknis akibat perkembangan situasi konflik global yang terjadi di Timur Tengah akhir-akhir ini.

Penguatan Internal Kloter

Sebagai bentuk kesiapan, Kantor Kemenhaj Lombok Timur telah mengumpulkan seluruh ketua regu dan ketua rombongan dari lima kloter. Tujuannya, untuk koordinasi bersama petugas haji kloter dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.

“Alhamdulillah kita sudah kumpulkan semua ketua regu dan ketua rombongan dari seluruh kloter. Kangsung bertemu dengan petugas haji kloternya termasuk PPIH Arab Saudi,” jelasnya.

Ia juga mengimbau jemaah tetap fokus menjaga kesehatan dan kesiapan diri menjelang keberangkatan. Hal itu pihaknya itegaskan sejak awal pendaftaran, di mana calon jemaah wajib miliki istita’ah (surat keterangan sehat).

“Kepada seluruh jemaah haji kita untuk menjaga kesehatannya, supaya nanti ketika saatnya berangkat tetap dalam kondisi fit dan sehat. Sehingga, bisa melaksanakan ibadah haji,” tambahnya.

Jadwal dan Imbauan

Sebagai informasi, mengutip laman resmi Kemenhaj RI, jadwal haji 2026 mulai 21 April jemaah haji sudah masuk asrama. Kemudian, 22 April-21 Mei mulai keberangkatan gelombang pertama dan kedua. Hingga kepulangan dijadwalkan bulan Juni.

Selain itu, Kemenhaj RI juga mengimbau jemaah di tengah pemantauan konflik Timur Tengah agar mengikuti informasi resmi melalui Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button