Kabupaten Bima

Penutupan TMMD ke-127 Digelar Besok, TNI dan Warga Rampungkan Program Desa

Mataram (NTBSatu) – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 pada lima desa di Kecamatan Monta, Kabupaten Bima segera berakhir. TNI bersama masyarakat merampungkan berbagai program pembangunan desa menjelang agenda penutupan yang berlangsung pada Rabu, 11 Maret 2026.

“Besok pagi (hari ini—red), pukul 09.00 Wita hari Rabu, 11 Maret 2026, ada acara penutupan Program TMMD ke-127,” ungkap Komandan Kodim 1608/Bima, Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S. Kom., M. Sc., ungkap NTBSatu pada Selasa, 10 Maret 2026.

IKLAN

Panitia menetapkan Lapangan Desa Sondo, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima sebagai lokasi kegiatan. “Agenda penutupan TMMD di Lapangan Desa Sondo,” tambahnya.

IKLAN

Program TMMD ke-127 menghadirkan sejumlah kegiatan pembangunan fisik serta program pemberdayaan masyarakat. TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan warga setempat bekerja bersama menyelesaikan berbagai target pembangunan desa.

IKLAN

Progres Pembangunan Fisik dan Program Sosial

Laporan perkembangan pada Senin, 9 Maret 2026 menunjukkan sejumlah sasaran fisik hampir selesai. Pembangunan jalan usaha tani pada Desa Sondo bersama pembuatan dua titik gorong-gorong mencapai progres 93 persen. Program tersebut memberikan manfaat bagi sekitar 90 kepala keluarga yang memanfaatkan akses pertanian.

Tim pelaksana juga melanjutkan peningkatan jalan menuju SMA Kelautan pada Desa Tanggabaru. Pekerjaan meliputi pemasangan talud serta pembangunan jembatan dengan progres 90 persen. Program tersebut membantu akses bagi 47 kepala keluarga serta mempermudah mobilitas pelajar.

Selain itu, pembangunan jembatan penghubung antara dusun atas Desa Tolouwi dan dusun atas Desa Nontotera hampir selesai. Pekerjaan jembatan serta pemasangan talud pada area permukiman warga mencapai progres 95 persen dan memberi manfaat bagi 38 kepala keluarga.

Program nonfisik juga berjalan tuntas. Tim TMMD menyelenggarakan penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan bahaya terorisme dan radikalisme, serta penyuluhan hukum dan keamanan masyarakat.

Kegiatan lain mencakup penyuluhan keluarga berencana dan penanganan anak stunting, penyuluhan penanggulangan bencana alam, penyuluhan kehutanan, sosialisasi bahaya narkoba, serta pasar murah bagi warga Desa Sondo.

Program unggulan TNI AD juga berhasil terlaksana, antara lain pembangunan satu titik sumur bor pada Desa Tolouwi untuk 63 kepala keluarga, dan penanaman 1.000 pohon. Selanjutnya, renovasi satu rumah tidak layak huni pada Desa Waro, pembangunan MCK serta tempat wudhu untuk 53 kepala keluarga, serta perbaikan Musholla Al-Ikhlas pada Desa Tolotangga.

Pelaksanaan program melibatkan 135 personel TNI AD, satu personel TNI AL, satu personel TNI AU, tiga anggota Polri, 10 perwakilan pemerintah daerah, lima aparat desa, serta 40 warga yang ikut bergotong royong menyelesaikan seluruh kegiatan TMMD. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button