Lombok Barat

Tim SAR Mataram Temukan Jenazah Tanpa Identitas Mengapung di Kerandangan

Mataram (NTBSatu) – Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi, terhadap sesosok jenazah tanpa identitas, yang ditemukan mengapung di perairan Pantai Kerandangan, kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Minggu siang, 8 Maret 2026, pukul 12.15 Wita.

Sampai saat ini, otoritas terkait masih melakukan identifikasi mendalam, untuk menemukan identitas dan penyebab kematian korban.

IKLAN

Humas SAR Mataram, I Gusti Lanang, membenarkan peristiwa tersebut, dan menyebut sedang dilakukan identifikasi.

IKLAN

​”Jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk proses identifikasi lebih lanjut,” katanya kepada NTBSatu, Minggu, 8 Maret 2026.

IKLAN

Berdasarkan keterangan dari Lanang, kejadian bermula saat seorang nelayan setempat, dibuat terkejut dengan objek mencurigakan, di perairan Kerandangan sekitar pukul 10.00 Wita.

Namun setelah memastikannya, objek tersebut rupanya tubuh manusia. Ia langsung melaporkan temuan tersebut kepada pihak Kepolisian Perairan (Polair).

Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Kantor SAR Mataram. Kemudian Tim Rescue dari Unit Siaga Sar Bangsal langsung dikerahkan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Ditambah dukungan dari D-Max Rescue Carrier dan alat penyelamat air lengkap, tim tiba di TKP dan memulai koordinasi lapangan, pada pukul 11.16 Wita.

Proses evakuasi berlangsung selama kurang lebih satu jam, dengan melibatkan unsur potensi SAR. Selain personel USS Bangsal, ada Ditpolair Polda NTB, Denbekang IX-2.A Mataram, Polsek Senggigi, Pos AL Gili Indah, serta bantuan navigasi dari nelayan setempat.

Kolaborasi lintas instansi dilakukan guna memastikan proses evakuasi jenazah, dari laut menuju darat berjalan tanpa ada kendala.

Hingga saat ini, identitas korban masih belum diketahui. Tim medis dari Rumah Sakit Bhayangkara bersama penyidik kepolisian, masih melakukan pemeriksaan fisik dan pengumpulan data.

Belum ada keterangan resmi mengenai estimasi waktu kematian, atau adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“​Hingga saat ini, identitas korban masih dalam tahap pemeriksaan oleh tim medis dan kepolisian,” pungkasnya. (Inda)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button