Mayat Anak Laki-laki Ditemukan di Perairan Desa Sebotok Sumbawa
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Tim gabungan Sat Reskrim dan Sat Polairud Polres Sumbawa melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Desa Sebotok, Kecamatan Labuhan Badas. Hal ini setelah adanya laporan warga terkait penemuan mayat seorang anak laki-laki di wilayah perairan setempat.
Kasat Polairud Polres Sumbawa, Iptu Baiq Shinta Dewi Ratna Negari membenarkan adanya olah TKP oleh tim gabungan setelah menerima informasi dari masyarakat. “Benar, kami bersama Sat Reskrim melakukan olah TKP di Desa Sebotok, setelah adanya laporan warga tentang penemuan mayat anak laki-laki,” ujar Baiq, Senin, 2 Maret 2026.
Tim gabungan berangkat menuju lokasi sejak pagi menggunakan kapal patroli milik Sat Polairud, untuk menjangkau titik penemuan yang berada di wilayah perairan. “Tim berangkat sekitar pukul 05.30 Wita menggunakan kapal polisi dan tiba di lokasi sekitar pukul 08.30 Wita,” jelasnya.
Olah TKP untuk memastikan identitas korban, serta mengumpulkan keterangan awal dari warga sekitar. “Identifikasi berdasarkan informasi masyarakat dan kondisi di lokasi penemuan,” katanya.
Pastikan Penyebab Kematian dan Identitas Korban
Setelah proses olah TKP selesai, tim gabungan langsung mengevakuasi jenazah korban menggunakan kapal menuju Sumbawa. “Sekitar pukul 10.00 Wita jenazah dievakuasi dan dibawa ke Pelabuhan Amanwana. Kemudian, menggunakan ambulans ke RSUD Sumbawa untuk autopsi,” ungkapnya.
Autopsi guna memastikan penyebab kematian serta mencocokkan identitas korban dengan laporan orang hilang. “Proses autopsi untuk memastikan penyebab kematian dan memastikan identitas korban secara medis,” jelasnya.
Polisi masih melakukan pendalaman terkait identitas korban, termasuk kemungkinan korban berasal dari luar wilayah Sumbawa. “Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mencocokkan dengan laporan orang hilang dari daerah lain,” tambahnya.
Peristiwa ini menjadi perhatian aparat karena lokasi penemuan berada di jalur perairan yang sering nelayan dan kapal penumpang lalui. “Kami mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan kejadian serupa agar bisa cepat ditangani,” tutupnya. (Marwah)



