Lombok Timur

Seorang Anak di Lombok Timur Hilang Terseret Arus saat Bermain Hujan

Mataram (NTBSatu) – Seorang anak dilaporkan hilang terseret arus drainase di depan SDN 1 Selong, Lombok Timur sekitar pukul 09.10 Wita, Selasa, 24 Februari 2026.

Kejadian tersebut terjadi saat wilayah Selong diguyur hujan deras hingga mengakibatkan debit air di sejumlah saluran pembuangan meningkat tajam.

Koordinator Lapangan SAR Kabupaten Lombok Timur, Samsul Padli menceritakan kronologi awal kejadian.

“Anak itu tadi sedang bermain hujan bersama temannya. Tiba-tiba temannya lari melapor kalau dia jatuh dan terbawa air di selokan depan sekolah,” katanya kepada NTBSatu, Selasa, 24 Februari 2026.

Dari keterangan Samsul, korban kabarnya awalnya sedang bermain di sekitar area drainase bersama temannya. Kemudian, korban turun ke dalam saluran air yang berada di gerbang sekolah.

Karena kondisi arus yang sedang deras, korban akhirnya terseret dan menghilang dari pandangan rekannya. Mendapati temannya yang hanyut, saksi langsung melaporkan ke orang tua korban

Pihak keluarga langsung menghubungi SAR Unit Lombok Timur dan meneruskannya kepada POS SAR Kayangan, untuk meminta bantuan pencarian darurat dan evakuasi.

“Kami segera mengerahkan personel ke titik awal kejadian setelah menerima laporan pukul 09.10 Wita. Saat ini koordinasi dilakukan antara SAR Unit Lotim dan Pos SAR Kayangan untuk teknis penyisiran,” lanjutnya.

Operasi pencarian terus berlangsung dengan menyisir jalur drainase dan lokasi sekitar. Penyisiran mulai dari titik nol depan SDN 1 Selong menuju arah Pemakaman Umum (TPU) Selong.

Pencarian dengan melibatkan tim gabungan, dari SAR dan warga setempat. Kemudian, melakukan penyisiran manual di sepanjang gorong-gorong dan titik hambat arus.

Namun karena derasnya aliran air dan struktur drainase yang tertutup beton, kondisi ini menyulitkan petugas untuk melakukan pemantauan menuju ke arah hilir.

“Arus yang masih cukup kuat menjadi kendala bagi tim untuk melakukan penyelaman atau pengecekan di celah sempit,” ujarnya.

Hingga berita ini terbit, proses pencarian secara intensif masih terus berlangsung untuk segera menemukan korban. (Inda)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button