Politik

Lalu Budi Suryata Jabat Plt Ketua DPW PSI NTB, Siapkan Konsolidasi Hadapi Pemilu 2029

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Peta kepemimpinan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Nusa Tenggara Barat (NTB) berubah. Hanya kurang dari sebulan menjabat Ketua DPD PSI Kabupaten Sumbawa, H. Lalu Budi Suryata, SP., kini dipercaya menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW PSI NTB setelah menerima mandat langsung dari DPP pada 9 Februari 2026.

Penunjukan tersebut menjadi langkah strategis PSI dalam memperkuat struktur dan konsolidasi partai di tingkat provinsi, menjelang agenda politik mendatang.

“Belum satu bulan saya menjabat Ketua DPD PSI Sumbawa, kemudian saya diminta kesediaan oleh pimpinan DPP untuk menjadi Plt Ketua DPW PSI NTB. Dengan bismillah, saya menerima tugas dan tanggung jawab itu,” ujar Lalu Budi kepada NTBSatu, Jumat, 20 Februari 2026.

Menurutnya, sejak menerima mandat tersebut, ia langsung membentuk tim formatur untuk menyusun kepengurusan baru yang inklusif dan representatif.

“Tim formatur bekerja mendengar masukan dari internal partai di 10 kabupaten/kota, juga tokoh-tokoh eksternal. Kami ingin kepengurusan ini merepresentasikan etnis, agama, dan kekuatan sosial politik yang ada di NTB,” jelasnya.

Ia menambahkan, penyusunan struktur DPW tidak hanya menitikberatkan pada konsolidasi internal. Tetapi juga, membuka ruang bagi tokoh-tokoh politik berpengalaman yang ingin bergabung.

“PSI adalah partai terbuka. Kami tidak mematok orang harus dari partai mana. Siapa pun yang ingin berkontribusi membangun NTB, silakan bergabung,” tambahnya.

Dalam struktur yang tengah dirampungkan, Budi menetapkan I Putu Dedi Saputra sebagai Sekretaris DPW PSI NTB. Meski demikian, beberapa posisi strategis masih terbuka untuk kader terbaik.

“Kami masih membuka ruang bagi kader maupun tokoh politik yang punya semangat dan visi membangun NTB bersama PSI,” katanya.

Gelar Rakerwil April 2026

Sebagai langkah awal, DPW PSI NTB akan menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) pada April 2026. Kemudian, Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di seluruh kabupaten/kota pada Juni 2026.

Ia juga mengaku telah berkomunikasi dengan Ketua Umum (Ketum) DPP PSI, Kaesang Pangarep terkait program dan konsolidasi partai di NTB.

“Saya sudah menyampaikan program enam bulan ke depan kepada Ketum. Beliau menyatakan siap memimpin langsung Rakerwil di NTB,” ungkapnya.

Terkait target politik, Lalu Budi menegaskan PSI NTB tidak ingin memasang ambisi berlebihan. Fokus utama saat ini adalah penguatan struktur dari tingkat bawah hingga provinsi.

“Kami tidak mau muluk-muluk. Struktur dari tingkat RT/RW, desa, kabupaten, sampai provinsi harus solid dulu. Kalau itu kuat, target politik akan mengikuti,” tegasnya.

Meski belum menyebut nama, ia memastikan akan ada tokoh-tokoh berpengaruh yang segera bergabung dalam barisan PSI NTB. Hal tersebut untuk memperkuat mesin politik menghadapi Pemilu dan Pilkada 2029.

“Akan ada waktunya kami sampaikan siapa saja tokoh yang bergabung. Yang jelas, mereka memiliki basis massa yang kuat di kabupaten/kota maupun provinsi,” katanya.

Budi menegaskan, PSI NTB ingin menjadi ruang demokrasi yang sehat dan inklusif bagi siapa pun yang ingin berkontribusi membangun daerah.

“PSI adalah ruang terbaik untuk berkontribusi, baik bagi partai maupun bagi NTB. Tidak ada unsur paksaan. Kami membuka pintu selebar-lebarnya,” tambahnya.

Dengan kepemimpinan baru ini, konsolidasi PSI di NTB memasuki babak baru menguatkan struktur, merangkul tokoh lintas latar, dan menyiapkan langkah strategis menuju kontestasi politik mendatang. (Marwah)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button