Sumbawa Belum Miliki Gudang Logistik Bencana, BPBD Siap Usulkan Pembangunan Rp1 Miliar
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa, M. Nurhidayat menegaskan, hingga kini Kabupaten Sumbawa belum memiliki gudang logistik khusus untuk penanganan bencana.
Ia mengatakan, kondisi ini membuat pengelolaan bantuan kebencanaan masih dilakukan di ruang kerja pegawai BPBD.
“Selama ini kita masih menyimpan logistik di ruang kerja. Ini tentu tidak ideal kalau terjadi bencana besar dan membutuhkan distribusi cepat,” ungkap Nurhidayat, Jumat, 6 Februari 2026.
Ia menjelaskan, pihaknya belum dapat mengelola secara maksimal logistik dari Pemerintah Pusat maupun provinsi. Selain menyulitkan penataan, kondisi ini juga berisiko menghambat kecepatan distribusi saat situasi darurat.
Oleh karena itu, BPBD Sumbawa kini tengah menyiapkan rencana pembangunan gudang logistik bencana di sekitar Kantor BPBD di Jalan Garuda, Sumbawa Besar.
“Fasilitas ini untuk menampung berbagai jenis logistik kebencanaan secara terpusat dan tertata,” tambahnya.
Untuk merealisasikan rencana itu, BPBD Sumbawa memperkirakan kebutuhan anggaran sekitar Rp1 miliar. Pihaknya akan mengajukan usulan pendanaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumbawa.
“Rencananya akan kita usulkan lewat APBD. Estimasi anggarannya kurang lebih ya sekitar Rp1 miliar-an,” tambah Nurhidayat.
Ia menegaskan, usulan pembangunan gudang logistik bencana akan dibawa secara resmi dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Sumbawa 2026. Dengan adanya fasilitas ini, lanjutnya, BPBD Sumbawa optimistis penanganan bencana di daerah bisa berjalan lebih cepat, tertata, dan efektif.
“Kalau gudang ini jadi, kesiapan kita menghadapi bencana akan jauh lebih baik. Distribusi bantuan bisa lebih cepat dan tertata,” tutupnya. (*)



