BREAKING NEWSLombok Timur

Sempat Ditutup Akibat Angin Kencang, Penyeberangan Kayangan – Poto Tano Kembali Normal

Mataram (NTBSatu) – Aktivitas penyeberangan dari Pelabuhan Kayangan ke Pelabuhan Poto Tano kembali berjalan normal, setelah gangguan cuaca ekstrem sempat menghentikan layanan dalam waktu singkat.

Jalur penyeberangan yang menghubungkan Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa itu, kini melayani pergerakan penumpang dan kendaraan secara lancar. Kondisi cuaca yang lebih stabil mendukung operasional pelayaran dan memastikan aspek keselamatan tetap terjaga.

General Manager ASDP Cabang Kayangan, Erlisetya Wahyudi menjelaskan, penghentian operasional bermula sejak 20 Januari 2026. Angin kencang dengan intensitas tinggi mendorong otoritas pelabuhan mengambil langkah pengamanan sementara.

“Penutupan dari KUPP atau Syahbandar hanya sebentar. Sekitar 2-3 jam sudah dibuka kembali,” ungkapnya kepada NTBSatu, Rabu, 21 Januari 2026.

IKLAN

Setelah evaluasi kondisi laut dan cuaca menunjukkan perkembangan positif, pelayaran kembali beroperasi. Erlisetya memastikan, layanan penyeberangan telah berjalan kembali tanpa hambatan.

Ia menegaskan, situasi saat ini berada dalam kondisi aman. “Hari ini terpantau cuaca aman dan operasional penyeberangan berjalan lancar,” jelasnya.

Otoritas pelabuhan menghentikan sementara aktivitas penyeberangan Kayangan – Poto Tano sebagai langkah antisipasi menghadapi cuaca ekstrem.

Syahbandar Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Labuhan Lombok menyampaikan, pemberitahuan resmi bernomor UM.006/01/15/UPP.LLO/2026 terkait penundaan pemberian Surat Persetujuan Berlayar (SPB) bagi kapal penumpang angkutan penyeberangan lintas Kayangan – Poto Tano.

Kebijakan tersebut mulai berlaku sejak 20 Januari 2026, hingga waktu yang belum ditentukan dengan mempertimbangkan perkembangan cuaca. Pemberitahuan ini merujuk pada peringatan dini cuaca wilayah Nusa Tenggara dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

BMKG memprediksi kecepatan angin berkisar antara 30 hingga 51 knot atau sekitar 55 sampai 95 kilometer per jam, serta potensi pengaruh bibit siklon tropis. Kondisi tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran sehingga memerlukan pengendalian ketat.

Setelah indikator keselamatan terpenuhi, syahbandar kembali memberikan SPB kepada kapal penyeberangan.

Saat ini, aktivitas penyeberangan Kayangan–Poto Tano berjalan normal. Pengelola pelabuhan terus memantau perkembangan cuaca dan mengimbau pengguna jasa agar mengikuti informasi resmi demi keselamatan perjalanan laut. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button