Tinggi Badan Generasi Muda Korea Selatan Meningkat Pesat, Ini 4 Penyebabnya

Mataram (NTBSatu) – Korea Selatan tidak hanya mencatat kemajuan pesat di bidang ekonomi, teknologi, dan budaya, tetapi juga menunjukkan perubahan signifikan pada fisik generasi muda. Anak-anak di negeri ginseng kini memiliki rata-rata tinggi badan jauh lebih besar daripada generasi sebelumnya.
Fenomena ini membuat para pakar kesehatan, gizi, dan sosiologi meneliti lebih dalam penyebab utamanya. Ternyata, terdapat empat faktor utama yang mendorong peningkatan tinggi badan tersebut:
1. Perbaikan Gizi dan Pola Makan
Peningkatan tinggi badan generasi muda Korea Selatan terutama dipicu oleh perbaikan gizi. Setelah masa sulit pasca perang 1950-an, masyarakat Korea mengalami keterbatasan akses pangan bergizi.
Namun, pertumbuhan ekonomi yang cepat membuat konsumsi protein hewani meningkat tajam. Daging, susu, dan produk olahan susu kini menjadi menu rutin anak-anak Korea.
Kampanye pemerintah tentang pentingnya gizi seimbang turut mengubah kebiasaan makan keluarga, sehingga nutrisi yang mendukung pertumbuhan tulang dan otot semakin tercukupi.
2. Layanan Kesehatan yang Lebih Maju
Kemajuan sistem kesehatan juga menjadi penopang utama. Program imunisasi, pemeriksaan rutin, hingga akses cepat ke layanan medis membuat anak-anak tumbuh lebih sehat.
Teknologi medis modern mendukung deteksi dini masalah pertumbuhan, termasuk gangguan hormon, sehingga penanganan dapat lebih cepat dan efektif.
3. Pola Hidup Aktif dan Olahraga Rutin
Selain gizi, kebiasaan hidup sehat juga berkontribusi besar. Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya olahraga meningkat, dengan dukungan fasilitas olahraga yang memadai di sekolah-sekolah.
Aktivitas seperti berenang, basket, hingga latihan fisik rutin membantu memperbaiki postur tubuh serta merangsang pertumbuhan tulang.
4. Faktor Sosial dan Lingkungan
Lingkungan sosial yang lebih bersih dan higienis ikut mendukung pertumbuhan fisik. Urbanisasi dan standar hidup yang lebih tinggi membuat anak-anak tumbuh dalam kondisi minim risiko penyakit.
Orang tua juga semakin memberi perhatian khusus pada kesehatan fisik anak, karena tinggi badan kini menjadi simbol kesuksesan dan daya tarik di masyarakat Korea.
Peningkatan tinggi badan membawa banyak manfaat bagi generasi muda. Anak-anak yang tumbuh lebih tinggi cenderung memiliki rasa percaya diri lebih besar.
Tinggi badan juga sering diasosiasikan dengan peluang lebih baik dalam dunia kerja, terutama di bidang olahraga, hiburan, dan bisnis internasional.
Dengan dukungan gizi, kesehatan, dan lingkungan yang terus membaik, tren positif ini diperkirakan akan berlanjut di masa mendatang. (*)