Prabowo Kenang Pesan WA Terakhir Kwik Kian Gie, Isinya Penuh Nasihat

Jakarta (NTBSatu) – Kepergian ekonom senior, Kwik Kian Gie meninggalkan kenangan di benak Presiden Prabowo Subianto. Prabowo berdukacita setelah mendengar kabar meninggalnya Kwik, yang juga merupakan tokoh politik nasional.
Prabowo mengaku, belum lama ini sempat berkomunikasi dengan Kwik lewat WhatsApp (WA). Dalam percakapan itu, Prabowo mengatakan, mendapat nasihat dari Kwik, yang kini menjadi nasihat terakhir yang diterimanya.
Prabowo pun mengenang sosok Kwik Kian Gie sebagai tokoh yang selalu mempertahankan ekonomi Pancasila.
“Ya saya datang hanya untuk menghormati, berbelasungkawa terhadap tokoh bangsa yang sangat berjasa, pemikiran-pemikiran beliau sangat mempertahankan ekonomi Pancasila, ekonomi Pasal 33, beliau tokoh sangat luar biasa,” kata Prabowo setelah melayat di Rumah Duka Sentosa di RSPAD, Jakarta Pusat, Rabu, 30 Juli 2025.
Prabowo menyebut, kepergian sosok Kwik Kian Gie menjadi sebuah kehilangan bagi negeri. “Saya kira itu yang bisa saya sampaikan ya, kita, Indonesia kehilangan putra terbaik,” ujarnya.
Prabowo menyebut, Kwik selalu mempertahankan ekonomi berdasarkan Pancasila dengan menekankan pentingnya ekonomi berdasarkan Pasal 33 UUD 1945.
“Pemikiran-pemikiran beliau sangat mempertahankan ekonomi Pancasila, ekonomi Pasal 33, beliau tokoh sangat luar biasa,” kata Prabowo.
Prabowo menyebut, ia dan Kwik masih bertukar pesan via WA pada beberapa hari lalu. “Bahkan beberapa hari yang lalu pun ngirim WA ya, memberi saran-saran, beliau masih terus memberi WA,” ujarnya.
Kedekatan keduanya terlihat saat Kwik menuju peristirahatan terakhir. Prabowo sempat memberikan penghormatan terakhir ke mendiang Kwik.
Saat di dalam rumah duka, Prabowo berdiri di samping peti. Prabowo terlihat memberikan hormat ke mendiang Kwik beberapa saat.
Setelah itu, Prabowo duduk di meja bersama keluarga Kwik Kian Gie. Tak lama Prabowo tiba, sejumlah tokoh menyusul, yakni Penasihat Khusus Presiden Wiranto dan Terawan Agus Putranto. (*)