Kota Mataram

Dapur Umum di Pendopo Wali Kota Mataram Siapkan Ribuan Porsi Makanan untuk Warga Terdampak Banjir

Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Kota Mataram memastikan kebutuhan dasar warga terdampak banjir terus dipenuhi. Fokus utama saat ini adalah pemenuhan kebutuhan pangan melalui dapur umum yang beroperasi di Pendopo Wali Kota Mataram.

Dapur umum ini menjadi pusat penyaluran makanan bagi para pengungsi yang tersebar di berbagai titik. Setiap hari, ribuan porsi makanan diproduksi untuk memenuhi kebutuhan warga.

“Kita membuat makanan di dapur umum yang ada di posko induk, bisa mencapai 3.000 porsi sekali masak,” ujar Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, Senin, 7 Juli 2025.

Ia menambahkan, semua distribusi logistik seperti selimut, tikar, dan alas tidur juga terkoordinasi melalui posko induk di halaman Pendopo Wali Kota.

Sementara Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kota Mataram, Ahmad Muzaki menyebutkan ada ribuan warga terdampak tersebar di 30 titik pengungsian.

IKLAN

“Ada yang sudah mulai kembali ke rumah masing-masing, tetapi masih banyak juga yang bertahan di lokasi pengungsian,” jelasnya.

Menurutnya, kebutuhan paling mendesak saat ini adalah makanan siap saji dan selimut. “Untuk makanan siap saji, kita andalkan dapur umum di pendopo,” tegasnya.

Dinas Sosial Kota Mataram turut mengoperasikan dapur umum tersebut. Salah satu petugas, Hendra mengatakan hari ini pihaknya menyiapkan total 1.500 porsi makanan. Terdiri dari 500 porsi makan siang dan 1.000 porsi untuk malam hari.

Ia juga menjelaskan, pemerintah provinsi pun juga membantu produksi pasokan makan. Di Posko Tanggap Darurat 2025, juga ada dapur umum dari tim Dinas Sosial Mataram dengan dukungan dapur umum lapangan milik BPBD Kota Mataram.

Dapur umum di Pendopo Wali Kota Mataram kini menjadi tulang punggung logistik pangan bagi warga terdampak. Sekaligus simbol koordinasi tanggap darurat yang terpusat dan efisien.

IKLAN

“Kami sedang menyiapkan pasokan makanan untuk ribuan pengungsi, sesuai instruksi pimpinan, dinas sosial provinsi juga ikut mensuplai,” tambah Hendra. (*)

Berita Terkait

Back to top button