RUPS PT GNE Tetapkan Pengurus Baru, Ada Eks Timses Iqbal-Dinda
Mataram (NTBSatu) – Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) penetapan pengurus baru terpilih PT Gerbang NTB Emas (GNE) di Ruangan Gubernur NTB, Selasa, 28 April 2026.
Pantauan NTBSatu di lokasi, seluruh jajaran kepengurusan baru hadir dalam RUPS tersebut. Mulai dari jajaran komisaris dan direksi.
Dewan Komisaris terdiri dari: Komisaris Utama, Izzudin Mahili juga menjabat sebagai Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan (Ekbang) Setda NTB; Komisaris, Lalu Aksar Ansori dan Muhammad Ihwan.
Sedangkan Dewan Direksi: Direktur Utama, Yuyud Indrayudi; Direktur Keuangan, Sulman; dan Direktur Operasional, Suhaimi.
Dari nama-nama tersebut, ada satu nama merupakan mantan Tim Sukses (Timses) Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal dan Indah Dhamayanti Putri (Iqbal-Dinda). Yaitu, Muhammad Ihwan alias Iwan Slank. Merupakan mantan Ketua Tim Hukum Iqbal-Dinda.
Direktur Utama PT GNE, Yuyud Indrayudi mengaku, tidak mengetahui keberadaan mantan Timses Iqbal-Dinda dalam jajaran kepengurusan baru ini. Hanya ia memastikan, dari tiga dewan direksi baru ini tidak ada dari eks Timses.
āSetahu saya kita ini (kami dewan direksi) bukan dari Timses. Saya tidak tahu itu, yang saya tahu tiga orang ini bukan (Timses),ā kata Yuyud usai RUPS, Selasa, 28 April 2026.
Namun menanggapi keberadaan eks timses Iqbal-Dinda di dewan komisaris, ia menyarankan untuk menanyakan hal tersebut pada pihak yang memilihnya. āItu bisa ditanyakan yang mengangkatnya ya,ā ujarnya.
Iwan Slank sendiri tidak berkenan diwawancarai terkait keberadaannya dalam struktur baru perusahaan milik daerah tersebut. āSudah tadi (oleh direksi),ā singkatnya.
Tingkatkan Kinerja Perusahaan
Yuyud mengaku, jajaran direksi baru mendapat arahan langsung Gubernur Iqbal untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja PT GNE. Sebab sebelumnya, keberadaan perusahaan daerah pelat merah ini banyak menuai sorotan.
Ia menegaskan, fokus utama pada awal masa kepemimpinannya adalah melakukan pembenahan internal guna meningkatkan kinerja perusahaan, terutama dari sisi tata kelola operasional, keuangan, hingga Sumber Daya Manusia (SDM).
āDi awal ini kami lebih pada konsolidasi internal. Kami akan lihat prosesnya seperti apa, sesuai arahan Pak Gubernur fokus menjalankan bisnis,ā ujarnya.
Untuk pengembangan usaha, sebutnya, PT GNE saat ini masih berfokus pada bisnis material konstruksi, khususnya paving block. Namun ke depan peluang ekspansi bisnis tetap terbuka. Terutama, pada sektor-sektor yang dinilai potensial dan bisa mendorong pertumbuhan organik perusahaan.
āTargetnya tumbuh organik. Fokus bisnis di material konstruksi, peluangnya cukup banyak. Kalau ada peluang yang bagus tentu akan kita kembangkan,ā ujarnya.
Saat ditanya kemungkinan adanya perombakan hingga ke level bawah dalam struktur perusahaan, ia tidak menutup peluang tersebut dilakukan jika dinilai diperlukan untuk memperbaiki kinerja perusahaan. āKalau itu menjadikan perusahaan lebih bagus, memungkinkan dilakukan,ā tegasnya.
Menyinggung soal utang PT GNE saat ini, ia memilih tidak banyak komentar. Termasuk, target pendapatan perusahaan ke depan. āNanti kita review semuanya, bisnis seperti apa yang punya peluang untuk dikembangkan,ā katanya. (*)



