Warga di Bima Berburu Emas, Raup hingga Rp30 Juta
Imbau Jangan Rusak Lingkungan
Selain potensi ekonomi, kata Abbas, fenomena berburu emas ini juga menarik perhatian warga dari desa lain seperti Ranggo dan Palama. Meski belum ada kepastian mengenai seberapa besar kandungan emas di kawasan itu, semangat warga tidak surut.
“Apalagi harga kebutuhan pokok yang terus meningkat, jadi sangar wajar warga mencoba peruntukan berburu emas,” ujar Abbas.
Meski demikian, aktivitas ini tentunya juga menimbulkan kekhawatiran. Pemerintah kecamatan bersama TNI, Polri sudah turun ke lokasi.
Pemerintah desa juga sudah mengimbau warga agar tetap berhati-hati dan tidak melakukan penggalian secara berlebihan yang dapat merusak lingkungan. Paling penting, aktivitas ini tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.
“Kami sudah ingatkan warga agar tetap hati-hati, jangan sampai menimbulkan masalah baru,” tambahnya. (*)



