Kota Bima

Mengenal Zian Fahrezi, Qori Cilik Asal Kota Bima Peraih Juara 1 MTQ Internasional Irak 2026

Rekam Jejak Prestasi dan Latar Belakang Keluarga

Berdasarkan penelusuran NTBSatu , Zian tumbuh dalam lingkungan keluarga yang menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini. Ayahnya, Ahmad Azka Fuad memiliki pengalaman panjang dalam kompetisi MTQ tingkat nasional.

Ayah Zian meraih Juara 2 MTQ anak-anak Palangkaraya, Juara 3 MTQ Bengkulu, serta Juara Harapan 3 tingkat remaja Banten. Pengalaman tersebut membentuk metode latihan yang disiplin dan terarah bagi Zian, mulai dari penguatan makharijul huruf, pendalaman tajwid, hingga penguasaan variasi lagu tilawah.

Selain itu, peran keluarga semakin kuat dengan kehadiran sosok kakek, Tuan Guru Haji Ramli Ahmad, qori internasional asal Kota Bima yang wafat pada 2021. Nilai ketekunan, adab membaca Al-Qur’an, serta semangat menjaga kualitas bacaan menjadi warisan penting dalam proses pembinaan Zian.

Sebelum meraih Juara 1 MTQ Internasional Irak 2026, Zian telah mencatat pengalaman global lain. Pada MTQ Internasional Mazamir Daud Aljazair 2024, ia meraih Juara IV setelah melewati seleksi ketat.

Pada Ramadan 2024, salah satu stasiun televisi Iran mengundangnya untuk mengisi program tilawah setelah rekaman bacaannya viral media sosial. Selain itu, unggahan sang ayah saat Zian berusia delapan tahun menjadi titik awal perhatian publik terhadap bakatnya.

Rangkaian prestasi tersebut memperlihatkan proses panjang yang terstruktur, dukungan keluarga yang konsisten, serta kemampuan yang terus berkembang.

Keberhasilan Zian Fahrezi menegaskan, potensi besar generasi muda Kota Bima dalam kancah MTQ internasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia pada ajang tilawah dunia. (*)

Laman sebelumnya 1 2

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button