Pemerintahan

Gubernur Iqbal Dorong Dapur MBG Serap Bahan Baku dari Koperasi Merah Putih

Menurutnya, skema tersebut dapat memastikan ketersediaan bahan pangan yang berkualitas. Sekaligus memberi ruang bagi petani, peternak, dan pelaku usaha lokal untuk terlibat langsung dalam program MBG.

Selain itu, Gubernur Iqbal juga menilai, program MBG memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja baru di daerah. Mulai dari sektor pengolahan makanan, distribusi, hingga pengadaan bahan baku melalui koperasi.

“Beliau singgung melihat MBG ini bukan hanya program pemenuhan gizi, tetapi juga peluang besar penciptaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” tambahnya.

Melalui penguatan peran Koperasi Merah Putih, Pemerintah Provinsi NTB berharap, program MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi. Tetapi juga, menjadi penggerak ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan di daerah.

Sebagai informasi, data serapan MBG bagi tenaga kerja Provinsi NTB capai hingga 31.509 pada awal tahun 2026. Termasuk rencana prioritas jangkauan ke wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) ke depan yang beriringan dengan serapan tenaga kerja. (Alwi)

Laman sebelumnya 1 2

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button