Ketua DPRD Lombok Timur Kecam Dugaan Perundungan Anak SD di Pringgabaya
Lombok Timur (NTBSatu) – Ketua DPRD Kabupaten Lombok Timur, Muhamad Yusri mengecam keras dugaan kasus perundungan yang menimpa seorang siswa SD di Kecamatan Pringgabaya. Ia menegaskan, lingkungan sekolah harus sepenuhnya bebas dari segala bentuk kekerasan terhadap anak.
Yusri menyampaikan, keprihatinan mendalam atas mencuatnya kasus tersebut yang kembali mengusik dunia pendidikan di Lombok Timur. Menurutnya, sekolah semestinya menjadi ruang aman dan nyaman bagi anak untuk tumbuh, belajar, dan berkembang secara optimal.
“Kami sangat menyayangkan jika dugaan bullying ini benar-benar terjadi. Sekolah tidak boleh menjadi tempat yang menimbulkan trauma bagi anak,” ujar Yusri, Kamis, 5 Februari 2026.
Meski demikian, Yusri mengakui, informasi terkait kronologi kejadian masih simpang siur. Di mana seorang anak di salah satu SD Seruni Mumbul tidak bisa berjalan akibat perundungan fisik.
Ia menyebut, adanya perbedaan versi yang beredar di masyarakat. Mulai dari dugaan korban terjatuh sendiri hingga kabar korban mengalami kekerasan dari teman sekelasnya.



