Lombok Barat

Pemkab Lombok Barat Anggarkan Rp3,5 Miliar untuk Percepatan Penanganan Stunting

Pemerintah daerah, katanya, menargetkan penurunan angka stunting hingga 9 persen, bahkan sesuai arahan Bupati Lombok Barat, turun hingga 6 persen.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Barat, Hj. Erni Suryana, S.Si., MM., menambahkan, selain stunting, Pemkab juga memberi perhatian serius pada isu kesehatan ibu dan anak.

“Angka kematian ibu tahun 2025 tercatat 12 kasus, target kita 2026 turun menjadi 8, bahkan kalau bisa lebih rendah. Angka kematian bayi tahun 2025 ada 70 kasus, target 2026 menjadi 60,” ungkap Erni kepada NTBSatu.

Menurut Erni, Pertemuan Pembekalan dan Monitoring Bidan Ibu Asuh Balita Berisiko Stunting di Kabupaten Lombok Barat ini menjadi langkah penting pemerintah daerah membangun sistem yang kuat dan terintegrasi.

Hal ini dalam rangka menekan stunting, serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Lombok Barat secara menyeluruh.

“Pertemuan hari ini penting untuk sama-sama membangun sistem dalam pencegahan stunting ke depannya, terkhusus di Kabupaten Lombok Barat,” tutup Erni. (*)

Laman sebelumnya 1 2

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button