Lulusan S2 Dominasi Angka Pengangguran Indonesia 2025, BPS Ungkap Alasan Susah Terserap Kerja
Kenapa Lulusan S2 Susah Cari Kerja?
Berdasarkan identifikasi BPS, ada beberapa alasan pengangguran lulusan S2 meningkat pada 2025:
1. Fenomena Overqualified
Biasanya lulusan S2 dianggap terlalu pintar, sehingga khawatir tidak mampu memenuhi ekspektasi gaji. Akhirnya, mereka lebih memilih merekrut lulusan S1 demi efisiensi alasan.
2. Vertical Mismatch
Biasanya yang paling banyak terjadi, karena ketidakcocokan antara kebutuhan dunia kerja dengan spesialisasi yang diambil saat kuliah.
3. Stagnasi Sektor Akademik
Karena memiliki lonjakan peminat, peluang untuk menjadi dosen dan peneliti setiap tahun semakin kecil. Sedangkan banyak lulusan S2, yang fokus pada sektor ini.
Kondisi ini memicu kekhawatiran terkait efektivitas investasi pendidikan. Pilihan terakhirnya, para lulusan S2 bekerja di bawah kualifikasi pendidikannya.
BPS memberikan peringatan tegas, agar melakukan penyesuaian antara dunia kerja dan kampus sehingga ijazah S2 tidak hanya sekadar menjadi pajangan saja.
Lulusan S2 saat ini memiliki tantangan besar, untuk membuktikan kompetensi mereka di tengah persaingan kerja yang hanya mengandalkan kemampuan. (Inda)



