Harga Cabai Rawit dan Bawang Merah di Mataram Merangsek Naik, Pasokan Jadi Penyebab
Mataram (NTBSatu) – Harga cabai rawit dan bawang merah di Kota Mataram terus merangsek naik dalam beberapa pekan terakhir.
Kenaikan paling tajam terjadi pada cabai rawit yang kini mencapai Rp60 ribu per kilogram atau naik dua kali lipat dibandingkan harga normal sebelumnya, yang masih berada di kisaran Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram.
Kepala Bidang Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) Dinas Perdagangan Kota Mataram, Sri Wahyunida menyampaikan, temuan tersebut saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Bertais. Ia mengatakan, keterbatasan pasokan menjadi faktor utama lonjakan harga, khususnya pada komoditas cabai rawit.
“Harga cabai rawit sekarang Rp60 ribu per kilo. Kenaikannya sudah dua kali lipat karena pasokan masih mengandalkan cabai lokal. Cabai dari Jawa belum masuk ke Mataram,” ujar Sri Wahyunida, Rabu, 28 Januari 2026.
Menurutnya, keterlambatan distribusi cabai dari luar daerah membuat pedagang kesulitan menjaga kestabilan harga. Kondisi tersebut langsung memengaruhi harga jual di tingkat pasar karena permintaan masyarakat tetap tinggi.
Selain cabai rawit, harga bawang merah juga menunjukkan tren kenaikan. Bawang merah asal Bima saat ini dijual dengan harga Rp38 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram. Meski begitu, Sri Wahyunida menilai kenaikan harga bawang merah masih terkendali.
“Bawang merah memang naik, tetapi tidak signifikan. Pasokan dari Jawa masih masuk dengan harga sekitar Rp28 ribu per kilo, sehingga bisa menahan lonjakan yang lebih tinggi,” jelasnya.



