Daerah NTBHIBURAN

GEKRAFS NTB Gelar Festival Permainan Rakyat 2025, Angkat Identitas dan Budaya Lokal

Mataram (NTBSatu) – Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) NTB akan menggelar Festival Permainan Rakyat (PERAK) NTB 2025. Kegiatan ini dalam rangka menjaga, merawat, dan melestarikan permainan rakyat.

Acara yang mengangkat tema “Lestari Permainan Rakyat NTB” ini, berangkat dari keinginan kuat menjadikan permainan rakyat tidak sekedar hiburan. Tetapi juga sebagai sarana untuk melestarikan nilai-nilai dan norma-norma sosial serta memperkuat identitas daerah dan masyarakat.

Ketua Gekrafs NTB, Yeyen Seprian Rachmat menyampaikan kekhawatirannya bahwa dari waktu kewaktu permainan rakyat mulai tergerus, dan semakin tidak mendapatkan keinginan dari kalangan muda.

“Kekhawatiran kami, permainan rakyat kita mulai ditinggalkan. Terutama oleh kalangan muda. Padahal permainan rakyat tidak saja berfungsi hiburan, tetapi sarat dengan nilai-nilai sosial dan bersifat mendidik. Jadi, harus terus kita jaga dan lestarikan. Festival Permainan Rakyat ini adalah salah satu caranya,”Terang Yeyen.

Ia menambahkan pentingnya upaya-upaya kreatif mengembangkan permainan rakyat. Menurutnya permainan rakyat harus terkemas secara kreatif, dan festival ini mencoba melibatkan dan menjangkau banyak pihak.

IKLAN

“Termasuk penyajiannya akan mengikutsertakan banyak subsektor ekonomi kreatif sehingga menjadi satu kesatuan yang menarik dan diminati,”Jelas Yeyen.

Acara ini rencanya akan berlangsung pada tanggal 20 – 21 September 2025 mendatang. Mereka menggelarnya di Ex Bandara Selaparang, Kota Mataram.

Pamflet Festival PERAK 2025. Foto: Istimewa

Dapat dukungan dari Kemenkraf RI

“Dengan melibat delegasi permainan rakyat dari 10 kabupaten/kota yang ada di NTB. Namun terbuka juga bagi komunitas seni budaya, komunitas kedaerahan, maupun komunitas seni pertunjukan untuk berpartisipasi dalam acara festival ini,” jelas Ketua Panitia, Adi Apriady.

Menurut Adi Apriady, acara ini mendapat dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Utusan Khusus Presiden Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif dan Digital, Ahmad Ridha Sabana. Kemudian, berkolaborasi dengan banyak pihak. Mulai dari komunitas musik, fotografi, film, videografi, media online dan televisi, pelaku UMKM, komunitas arsitek serta private sektor lainya.

“Jadi, di acara Festival Permainan Rakyat ini ada beberapa side event lainnya yang melibatkan kawan kawan subsektor ekonomi kreatif lainnya. Ada talk show, ada expo Ekraf, sinema rakyat, musik dan kontes foto serta seni pertunjukan yang akan menghibur pengunjung,” bebernya.

IKLAN

“Saat ini kami sedang dalam tahap persiapan, dan sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan semua pihak, mohon dukungannya ya,” tutup Adi. (*)

Berita Terkait

Back to top button