Pj Wali Kota Bima Upayakan Dana Kelurahan Dikembalikan
Kota Bima (NTBSatu) – Saat menghadiri kegiatan penyerahan bantuan di Kelurahan Rabangodu Selatan beberapa hari lalu, Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, H. Mohammad Rum menerima keluhan perihal dana kelurahan.
Awalnya, Lurah Rabangodu Selatan, Khairul Amar meminta kepada Pj Wali Kota Bima, agar dana kelurahan dikelola kembali oleh pemerintah kelurahan yang bersangkutan.
Yang mana saat ini, pengelolaan dana operasional keluruhan tersebut dipegang oleh pemerintah kecamatan sebagai OPD teknis.
Perihal itu, Aji Rum, sapaan Pj Wali Kota Bima, mengaku, sejak awal dirinya sudah memberi kode, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024, pengelolaan dana operasional kelurahan dikembalikan ke pemerintah kelurahan.
Namun hal itu, kata Aji Rum, terkendala masalah mekanisme dan aturan yang memang belum bisa berpihak.
Berita Terkini:
- Polda NTB Sebut Benda Mirip Torpedo di Gili Trawangan Alat Pengukur Arus Air Laut
- Polisi Tangkap Kurir 1 Kg Sabu di Aikmel, Diduga Dikendalikan dari Lapas Tanjungpinang
- Pelatkab Sumbawa Resmi Digelar, 460 Atlet Digeber Menuju Porprov 2026
- Wabup Sumbawa Pimpin Langsung Gotong Royong di Kecamatan Rhee hingga Sidak Dishub
- Sinyal Kuat dari PPP NTB, Muzihir Diproyeksikan Maju Pilkada Mataram 2029
“InsyaAllah nanti kita akan coba untuk perbaiki. Memang sudah saya siapkan ke depannya ada dana kelurahan,” kata Aji Rum kemarin.
Aji Rum mengakui, dana operasional kelurahan lebih efektif jika dikelola oleh pemerintah kelurahan. Sebab, yang paham akan penggunaan anggaran tersebut tentu pemerintah kelurahan setempat.
Oleh karena itu, ia berharap kelurahan bisa mengelola dana tersebut nantinya dengan sebijak-bijaknya, karena memang bermanfaat langsung kepada masyarakat.
“Kelurahan yang paham duit ini dibawa ke mana. Kan yang tahu Pak Lurahnya, yang tahu bagaimana kondisi warganya adalah Pak Lurahnya,” tandasnya. (MYM)



