Pj Wali Kota Bima Upayakan Dana Kelurahan Dikembalikan
Kota Bima (NTBSatu) – Saat menghadiri kegiatan penyerahan bantuan di Kelurahan Rabangodu Selatan beberapa hari lalu, Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, H. Mohammad Rum menerima keluhan perihal dana kelurahan.
Awalnya, Lurah Rabangodu Selatan, Khairul Amar meminta kepada Pj Wali Kota Bima, agar dana kelurahan dikelola kembali oleh pemerintah kelurahan yang bersangkutan.
Yang mana saat ini, pengelolaan dana operasional keluruhan tersebut dipegang oleh pemerintah kecamatan sebagai OPD teknis.
Perihal itu, Aji Rum, sapaan Pj Wali Kota Bima, mengaku, sejak awal dirinya sudah memberi kode, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024, pengelolaan dana operasional kelurahan dikembalikan ke pemerintah kelurahan.
Namun hal itu, kata Aji Rum, terkendala masalah mekanisme dan aturan yang memang belum bisa berpihak.
Berita Terkini:
- Surat Lengkap Eks Kapolres Bima Kota: Bantah Maulangi, Tak Kenal Koko Erwin
- Seskab Teddy Tepis Isu Produk AS Bebas Sertifikasi Halal Masuk Indonesia: Tidak Benar
- Jaksa Dalami Peran Pejabat Dikbud Lotim di Kasus Pengadaan Buku Antikorupsi
- Harga Cabai di NTB Tembus Rp200 Ribu, Pemerintah Diingatkan Tak Bergantung Pasokan Luar
- Banjir Terjang Sanggar Bima, Rumah Hingga Jalan Baru Diaspal Senilai Rp1,4 Miliar Hancur
“InsyaAllah nanti kita akan coba untuk perbaiki. Memang sudah saya siapkan ke depannya ada dana kelurahan,” kata Aji Rum kemarin.
Aji Rum mengakui, dana operasional kelurahan lebih efektif jika dikelola oleh pemerintah kelurahan. Sebab, yang paham akan penggunaan anggaran tersebut tentu pemerintah kelurahan setempat.
Oleh karena itu, ia berharap kelurahan bisa mengelola dana tersebut nantinya dengan sebijak-bijaknya, karena memang bermanfaat langsung kepada masyarakat.
“Kelurahan yang paham duit ini dibawa ke mana. Kan yang tahu Pak Lurahnya, yang tahu bagaimana kondisi warganya adalah Pak Lurahnya,” tandasnya. (MYM)



