TPST Sandubaya Mampu Produksi Pupuk hingga Batako Gratis untuk Masyarakat
Mataram (NTBSatu) – Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sandubaya di Kota Mataram telah resmi beroperasi. Pengolahan sampah di TPST ini menghasilkan tiga jenis produk yaitu pupuk kompos, pakan maggot, dan batako.
Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, Vidi Partisan Yuris Gamanjaya mengatakan, uji coba TPST Sandubaya saat ini masih dilakukan dengan mengolah 15 ton sampah per hari.
“Uji coba ini menunjukkan hasil yang sangat efektif dalam mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA Regional Kebon Kongok,” ujar Vidi.
Hasil pengolahan sampah di TPST Sandubaya menghasilkan beberapa produk yang bermanfaat.
Berita Terkini:
- Disnakertrans KSB Berharap Beasiswa UT School Serap Lulusan SMA Sederajat secara Maksimal
- Distribusi Ternak dari Bima Dipercepat: Rute Dipangkas, Kapal Ditambah
- Balita yang Hilang di Sembalun Ditemukan Meninggal Dunia di DAM
- Islamic Relief Indonesia Resmikan Kantor LAZNAS YRII NTB dan Salurkan 280 Paket Ramadan untuk Anak Yatim dan Dhuafa
- Penyelundupan 589.760 Batang Rokok Ilegal Digagalkan di Lembar
Pakan maggot dan pupuk kompos akan dijual oleh DLH, sedangkan batako akan dibagikan gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Batako ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, baik untuk keperluan pribadi maupun lingkungan yang tidak memiliki batako,” jelas Vidi.
Vidi menambahkan, pengoperasian TPST Sandubaya diharapkan dapat terus mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA Regional Kebon Kongok.
“Kemungkinan, jika pengolahan sampah di TPST ini terus berjalan, maka jumlah sampah yang dibuang ke Kebon Kongok akan semakin berkurang,” ungkapnya. (WIL)



