TPST Sandubaya Mampu Produksi Pupuk hingga Batako Gratis untuk Masyarakat
Mataram (NTBSatu) – Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sandubaya di Kota Mataram telah resmi beroperasi. Pengolahan sampah di TPST ini menghasilkan tiga jenis produk yaitu pupuk kompos, pakan maggot, dan batako.
Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, Vidi Partisan Yuris Gamanjaya mengatakan, uji coba TPST Sandubaya saat ini masih dilakukan dengan mengolah 15 ton sampah per hari.
“Uji coba ini menunjukkan hasil yang sangat efektif dalam mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA Regional Kebon Kongok,” ujar Vidi.
Hasil pengolahan sampah di TPST Sandubaya menghasilkan beberapa produk yang bermanfaat.
Berita Terkini:
- Masjid Ummu Abdul Malik Hadir Seiring Tumbuhnya Kawasan Perumahan Taman Mandali
- Jaksa Kembalikan Berkas Dua Tersangka Kasus DAK Rp10,2 Miliar Dikbud NTB
- Terhalang Awan, Hilal Hari Kedua di NTB Tak Terlihat
- Cuaca Buruk Bikin Nelayan Tak Melaut, Pemkab Lobar Dorong Menabung dan Manfaatkan Pekarangan
- Rp76,4 Miliar untuk Gaji ke-13 dan THR 2025 Guru Pemprov NTB
Pakan maggot dan pupuk kompos akan dijual oleh DLH, sedangkan batako akan dibagikan gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Batako ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, baik untuk keperluan pribadi maupun lingkungan yang tidak memiliki batako,” jelas Vidi.
Vidi menambahkan, pengoperasian TPST Sandubaya diharapkan dapat terus mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA Regional Kebon Kongok.
“Kemungkinan, jika pengolahan sampah di TPST ini terus berjalan, maka jumlah sampah yang dibuang ke Kebon Kongok akan semakin berkurang,” ungkapnya. (WIL)



