Kisah Penyandang Disabilitas Ikut UTBK 2024 Unram, Belajar Hanya Lewat Youtube dan Google
Mataram (NTBSatu) – M. Alwi Rahman seorang Tunanetra, lulusan dari SMAN 6 Mataram mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2024 di Universitas Mataram (Unram), pada Kamis, 2 Mei 2024.
Pada saat mengikuti UTBK, laki-laki yang akrab disapa Alwi ini sempat khawatir tidak ada yang akan membantunya untuk menuju ruangan saat di lokasi ujian. Namun, ternyata dirinya mendapat bantuan oleh salah satu panitia sebagai pendampingnya hingga akhir pelaksanaan tes.
“Fasilitas yang disediakan Unram sudah bagus, aksesnya mudah, sehingga teman-teman disabilitas nyaman mengerjakan UTBK. Apalagi, ada pendamping yang menemani,” ujarnya dalam video yang diunggah Unram, di Instagram resmi @officialunram.
Menurutnya, meskipun tidak ada pendamping, dengan fasilitas dan akses yang ada sudah memudahkan bagi peserta disabilitas.
“Semisal tesnya digabung dengan teman-teman yang lain juga bisa, karena tidak akan terganggu, bisa pakai headset untuk mendengarkan soal. Pendamping juga tidak membacakan,” kata Alwi.
Ia pun bersyukur bisa menyelesaikan tes UTBK. Sehingga, perasaannya sudah menjadi tenang dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Berita Terkini:
- Safari Ramadan di Kota Bima, Ketua Baznas NTB dan Gubernur Salurkan Zakat untuk Mustahik
- Putra Khamenei Mojtaba Hosseini Dilaporkan Terpilih Jadi Pemimpin Tertinggi Iran
- Inflasi Sumbawa Awal 2026 Terendah di NTB, Harga Cabai Rawit Mulai “Pedas”
- BGN Tutup 47 SPPG Awal Maret 2026, Lima di NTB
- Dishub Lobar Bongkar Selisih 3.000 Titik PJU, Data PLN Dinilai Tak Sinkron
“Alhamdulillah saya bersyukur sudah selesai menyelesaikan UTBK, karena kalau masih di awal tegang. Sekarang sudah selesai, agak tenang jadinya,” ungkap Alwi.
Ia juga percaya diri dapat menjawab semua soal yang diujikan dengan baik dan benar. Padahal, persiapan yang dilakukan terbilang mepet dan sempat terkendala kuota internet.
“Soal-soal yang keluar saya rasa juga bisa saya jawab dengan baik. Meskipun persiapan yang saya lakukan tidak terlalu full, karena belajarnya mepet, sempat terkendala kuota internet,” tutur Alwi.
Dirinya tidak ada mengikuti bimbingan khusus (les) untuk mengikuti UTBK ini. Belajar hanya lewat Youtube dan Google. (JEF)



