Alasan Rasional, Mohan Bertahan di Pemilihan Wali Kota Mataram 2024
Mataram (NTBSatu) – Sinyal kuat bertahannya Walikota Mataram Mohan Roliskana, untuk meneruskan periode keduanya dengan maju kembali di Pemilihan Walikota November nanti, dibeberkan oleh salah satu pengurus teras dari DPD Golkar NTB
Sekretaris Golkar NTB Firadz Pariska mengatakan, figur Mohan Roliskana masih sangat dibutuhkan untuk kepemimpinan di Kota Mataram.
Hal itu, diperkuat dengan masih dicantumkannya nama Ketua Golkar NTB itu dalam rekomendasi DPP untuk maju di Pilwalkot Mataram.
“Masih dibutuhkan di Kota Mataram,” beber Firadz kepada NTBSatu Sabtu, 6 April 2024.
Selain itu, sebagai penguat Mohan akan tetap bertahan di Kota Mataram, karena melihat peluang politik yang cukup besar kedepannya. Terlebih dari kalkulasi survei yang memperlihatkan dominannya kekuatan Golkar maupun Mohan Roliskana.
Berita Terkini:
- Banjir Rendam Desa Lebangkar, Ratusan Warga Terdampak dan Bantuan Mendesak Dibutuhkan
- Kasus Oknum Pimpinan Ponpes di Loteng Diduga Setubuhi Santriwati Dilimpahkan ke Polda NTB
- Pemprov NTB Jawab Polemik Mutasi ASN dan Isu Maladministrasi
- Prabowo Terima Menteri PKP di Hambalang, Siap Bangun 141 Ribu Rumah Subsidi
- Direktur Utama BEI Imam Rachman Mundur dari Jabatannya Buntut Dua Hari Gejolak Pasar Modal
“Kita sangat rasional dalam menentukan, ada banyak faktor ya,” jelasnya.
Meski begitu, Golkar akan terus melakukan sosialisasi terhadap seluruh kader yang akan bertarung dalam Pilkada 2024. Dinamika politik hingga perubahan dalam segi kandidat masih sangat terbuka.
“Sekali lagi, mekanisme internal itu selalu berpatokan pada survei, jadi kita tunggu ke depannya akan seperti apa,” ungkapnya.
Sebelumnya santer dikabarkan, Mohan Roliskana akan maju di Pemilihan Gubernur NTB. Hal itu didasarkan dari surat rekomendasi DPP yang menugaskan Mohan maju di Pilgub nantinya. Dalam surat itu ada tiga nama lainnya yang akan diusung oleh Golkar yakni Bupati Bima Indah Dhamayanti Putri, Politisi Senior Golkar H Suhaili FT, dan Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi. (ADH)



