HM Lutfi Kembali Diperiksa KPK dalam Kondisi Mengidap Jantung
Mataram (NTBSatu) – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa mantan Wali Kota Bima, H.M Lutfi, Rabu, 27 Desember 2023.
Tersangka dugaan korupsi, suap dan gratifikasi di lingkup Pemkot Bima itu diperiksa penyidik lembaga Anti Rasuah selama satu jam.
Pemeriksaan Wali Kota Bima periode 2018-2023 itu dibenarkan kuasa hukum H.M Lutfi, Abdul Hanan.
“Iya benar. Diperiksa sekitar pukul 10.00 WIB hingga 11.00 WIB,” katanya kepada NTBSatu siang ini.
Saat disinggung apakah penyidik KPK memeriksa kliennya berkaitan dengan penambahan tersangka baru, Abdul Hanan menyebut, HM Lutfi diminta ke Gedung Merah Putih KPK hanya berkaitan dengan kondisi kesehatannya.
Berita Terkini:
- Gratifikasi DPRD NTB: Tiga Tersangka Segera Disidang, 15 Dewan Terancam
- Kejati NTB Telusuri Aliran Uang TPPU Kasus Pembelian Lahan Samota
- 73.706 Anak Tercatat Putus Sekolah, Pemprov NTB Dorong Sistem Peringatan Dini Hingga Bantuan Insidental
- Banjir Empang Jadi Alarm Kerusakan Alam, Bupati Jarot Soroti Hutan Gundul dan Sungai Menyempit
“Bukan soal kasus atau penambahan tersangka. Hanya menanyakan bagaimana kondisinya (Lutfi) saja,” ujarnya.
Diketahui, pasca menjadi tersangka, Lutfi mengaku mengidap penyakit jantung. Meski begitu, tersangka dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkup Pemkot Bima itu memilih tidak melaksanakan operasi terkait penyakitnya.



