Mataram (NTBSatu) – Kasus stunting saat ini masih menjadi tugas pemerintah Indonesia yang harus diturunkan jumlahnya. Akan tetapi, banyak masyarakat yang belum paham perbedaan antara kasus stunting dan Tengkes.
Tengkes bukan penyakit, akan tetapi dampak dari kekurangan gizi kronis sejak di dalam kandungan. Sehingga, dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang dialami anak akibat gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial.
Baca Juga : Melihat Kedudukan Fatwa MUI soal Haram Golput
Ciri-ciri seseorang mengalami tengkes dapat terlihat dari tinggi badan yang lebih rendah dibandingkan rata-rata anak pada seusianya.
Akan tetapi, tengkes bukan hanya masalah tinggi badan saja, melainkan juga keterlambatan pertumbuhan kronis, seperti terlambat tumbuh gigi dan pubertas.
Selain itu, ukuran tinggi badan dapat saja disebabkan seperti genetik, dan penyakit, seperti growth hormone deficieny (GHD), serta penyebab secara klinis lainnya.
Baca Juga : Waspada Covid-19, Dikes Mataram akan Fokus Vaksinasi di KKP