Nurdin Paparkan Sejumlah Isu di NTB yang Prioritas Harus Diatasi
Mataram (NTBSatu) – NTB sudah memasuki usia ke 65. Artinya, bukanlah usia yang muda bagi suatu daerah. Meski begitu, provinsi dengan tiga suku ini perlu membenahi beberapa hal.
Calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI 2024, Nurdin Ranggabarani mengatakan, salah satunya terkait perbaikan kualitas pelayanan masyarakat. Baik itu pada soal kemiskinan, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.
“Jadi yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat mesti menjadi prioritas,” katanya kepada NTBSatu, Senin, 18 Desember 2023.
Selain itu, lapangan pekerjaan untuk masyarakat juga tidak boleh luput dari pemerintah. Itu merupakan langkah agar masyarakat merasakan keberkahan HUT NTB. Dengan mewujudkan apa yang diinginkan warga.
“Pelayanan dan kebutuhan dasar sosial masyarakat harus diwujudkan,” sebutnya.
Berita Terkini:
- Spesifikasi Kapal Pesiar Mewah Ovation of the Seas: Muat Penduduk Desa Labuapi, Sensasi di Atas Resor Mewah Terapung
- PDIP dan Gerindra NTB Berseberangan soal Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD
- Terkuak! Tiga Faktor Utama 58 Persen Guru Agama di Indonesia Belum Fasih Baca Al-Qur’an
- PSSI Umumkan John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Namun, sambung Nurdin, sebelum melangkah kepada kesejahteraan masyarakat, hal utama yang harus dilakukan adalah mampu mengendalikan anggaran dengan sebaik mungkin. Bisa memilih hal prioritas.
Karena pada sebelumnya NTB pernah mengalami defisit anggaran. Berangkat dari itu, dia berharap, di momentum peringatan hari ulang tahunnya ke 65, diharapkan tidak terjadi lagi hal seperti itu di NTB.
“Harus ada disiplin penggunaan anggara APBD yang dibahas secara bersama-sama dengan DPR,” paparnya.
“Jangan lebih besar pasak daripada tiang,” sambung Nurdin.
Selain isu sosial, lanjutnya, isu lingkungan juga tidak kalah penting yang harus diperhatikan Pemprov NTB. Baik yang disebabkan karena penebangan hutan liar maupun karena pertambangan.
“Jadi isu-isu seperti ini harus diperhatikan. Karena hal ini juga yang menyentuh langsung masyarakat,” pungkasnya. (KHN)



