Lombok Timur
Dua Sejoli Mesum di Lombok Timur Diikeluarkan dari Sekolah, Aktivis Anak Berang
Selong (NTBSatu) – Nasib apes yang bertubi-tubi dialami dua sejoli yang ketahuan berbuat asusila di sebuah ruang terbuka di Lombok Timur, belum lama ini.
Setelah dipersekusi oleh sejumlah pria dan videonya dibuat viral di media sosial, kini dua sejoli yang berstatus pelajar SMP itu dikeluarkan oleh sekolah. Hal itu disampaikan kuasa hukum mereka, Husnul Fajri, S.H., ketika melapor ke Polres Lombok Timur.
Berita Terkini:
- Banyak Aset Pemprov NTB Dipakai Kabupaten dan Kota
- Wamendiktisainstek Stella Tertarik Potensi Sumbawa sebagai Lokasi SMA Garuda
- Bupati Iron Lobi Presiden Prabowo Datang ke Lotim, Sebut Beri Dampak Domino Pembangunan
- Pengamat Nilai Perubahan Dikbud Jadi Dikpora Gerus Fokus dan Anggaran Pendidikan NTB
Fajri mengungkapkan, kedua korban persekusi saat ini dalam kondisi terpuruk karena mengalami diskriminasi.
Sementara, tindakan sekolah yang mengeluarkan kedua korban membuat aktivis anak, Yan Mangandar geram. Direktur Pusat Bantuan Hukum Mangandar (PBHM) itu menegaskan, bahwa sekolah gagal melaksanakan tugasnya sebagai institusi pendidikan.



