Pemerintahan

Realisasi Investasi NTB Tembus Rp25,9 Triliun, Pj Gubenur: Bisa Turunkan Angka Pengangguran

Mataram (NTB Satu) – Nilai realisasi investasi NTB hingga triwulan III atau sejak Januari – September 2023 menembus angka Rp25,9 triliun.

Capaian tersebut melampaui target dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) atau Kementerian Investasi, yakni sebesar Rp22,8 triliun pada 2023.

IKLAN

“Selain melampaui target Kementerian Investasi, realisasi investasi NTB juga melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2023, yakni sebesar Rp17,8 triliun,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB, Wahyudin Hidayat, Rabu, 15 November 2023.

Kemudian, realisasi investasi yang terhitung pada triwulan III saja (Juli – September) tahun 2023, yakni sebesar Rp11,2 triliun.

Nilai realisasi investasi tersebut terdiri atas realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp8,6 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp2,6 triliun.

Berdasarkan nilai realisasi investasi kabupaten atau kota di Provinsi NTB. Kabupaten Sumbawa Barat memperoleh nilai investasi tertinggi senilai Rp8,4 triliun. Kemudian disusul Kabupaten Dompu sebesar Rp655 miliar. Ketiga ada Lombok Tengah sebesar Rp603,9 miliar.

“Nilai tersebut terdapat dari seluruh sektor,” ujarnya.

Beberapa sektor yang mendatangkan Investasi di Pemprov NTB adalah sektor Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) sebesar Rp6,9 triliun, Perindustrian sebesar Rp1,8 triliun, dan sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) sebesar Rp1,7 triliun.

“Realisasi investasi di NTB pada triwulan III 2023 berasal dari gabungan negara sebesar Rp2,47 triliun. Kemudian Prancis Rp22,57 miliar dan Spanyol sebesar Rp16,7 miliar,” ungkapnya.

Adapun jumlah penyerapan tenaga kerja di NTB pada triwulan III 2023 sebanyak 3.104 orang. Terdiri dari tenaga kerja dalam negeri sebanyak 3.083 orang dan tenaga kerja asing 21 orang.

Terdiri dari sektor ketenagakerjaan 1.040 orang, perdagangan 1.004 orang dan parekraf 579 orang. Penyerapan tenaga kerja terbanyak di Sumbawa Barat sebanyak 1.415 orang, disusul Kota Mataram 582 orang dan Lombok Utara 327 orang.

Terpisah, Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi mengungkapkan, meningkatnya realisasi investasi NTB pada triwulan III ini menurunkan angka pengangguran terbuka di NTB.

Buktinya, hasil Sakernas Agustus 2023 tercatat, Tingkat Pengangguran Terbuka Provinsi NTB sebesar 2,80 persen, jauh di bawah Tingkat Pengangguran Terbuka secara nasional, yakni 5,32 persen.

“Artinya di sana kan terkonfirmasi, realisasi investasi meningkat, dampaknya terjadi penurunan angka pengangguran terbuka. Itu kan sudah konkret ya,” kata Gita Ariadi.

Selanjutnya dari sektor pariwisata, untuk menggaet investor agar melakukan investasi di NTB, maka harus bisa menciptakan suasana daerah yang aman dan damai.

“Kalau sudah aman, tentu angka kunjungan akan meningkat. Kemudian angka kunjungan meningkat, pemilik-pemilik hotel banyak di antaranya itu hotel-hotel tua pasti berinvestasi lagi, di tengah persaingan pasar yang membutuhkan ini,” jelasnya. (MYM)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button