Hukrim

Aliran “Uang Panas” HM Lutfi di 2 Proyek Kakap Kota Bima, Diduga Ada ke Oknum Dewan

Sementara proyek pengadaan listrik dan PJU Oi Fo’o 1 dikerjakan CV BUKA LAYAR pada Januari 2019 dengan anggaran Rp910 juta. Pemiliknya adalah perempuan inisial HD.

Saat itu, oknum ASN meminta izin ke HD agar meminjam perusahaannya untuk mengerjakan proyek tersebut. Diakui R, dia dan oknum ASN itu menerima uang muka proyek pengadaan listrik dan PJU Oi Fo’o 1.

IKLAN

“Uang terus kami setor ke rekening MM,” ujarnya.

“Kalau termin terakhir proyek ini diantar sendiri oleh HD ke oknum anggota dewan di Bima,” sambung R.

Baca Juga : Prodi Bahasa Arab Ummat Gelar Kemah Bahasa Arab

Selanjutnya, sambung R, proyek pengadaan listrik dan PJU Oi Fo’o 2 dengan anggaran Rp1.985.000.000. Proyek ini dikerjakan PT LOMBOK BALI. Perusahaan ini kemudian dipinjam MM.

R mengaku, dirinya yang mengurus pembuktian tender, kemudian yang menandatangani dokumen penawaran dan tanda tangan kontrak. “Termasuk yang urus pencairan. Itu saya juga,” sebutnya.

Sementara Direktur PT LOMBOK BALI, kata R, tak pernah hadir di Kota Bima. Namun yang berkaitan dengan transaksi keuangan proyek, langsung ditransfer oleh direktur ke MM.

Proyek yang menyeret nama MM tak hanya itu. Di pengadaan listrik dan PJU Perumahan Jatibaru juga, nama oknum yang disinyalir merupakan ipar Wali Kota itu juga turut disebut.

Baca Juga : Siswa SD di Mataram Tewas, Diduga Jadi Korban Perundungan

Laman sebelumnya 1 2 3 4Laman berikutnya

Berita Terkait

Back to top button