Ekonomi Bisnis
Diduga Korban FEC Dirawat di RSUD Sumbawa akibat Depresi
Mataram (NTB Satu) – Diduga seorang korban PT FEC Shopping Indonesia (Future E-Commerce/FEC) asal NTB dirawat di RSUD Sumbawa karena mengalami depresi. Menurut kabar yang disebarkan portal jurnalisme warga Semaras Sia, korban sedang dirawat di bagian perawatan jiwa RSUD Sumbawa.
Namun hingga kini identitas korban belum dapat dipastikan.
Berita Terkini:
- Pemkab Dompu Serahkan SK 5.300 PPPK Paruh Waktu, Minta Jadi ASN Berintegritas
- Angin Kencang Terjang Suela: Atap Rumah Copot, Pohon Tumbang Tutupi Jalur Sembalun
- Tarik Ulur Wacana Pilkada Lewat DPRD: Pemerintah-DPR Klarifikasi, Parpol Terbelah
- Gubernur Iqbal Berangkatkan 33 Jemaah: Mereka yang Bekerja dalam Sunyi, Dibalas Ibadah Umrah
Menanggapi rumor tersebut, pihak RSUD Sumbawa belum dapat memastikan adanya pasien kejiwaan yang sedang dirawat karena menjadi korban investasi palsu FEC.
Menurut Kepala Bidang Pelayanan RSUD Sumbawa, dr. Nafitri Rachman, beberapa pasien kejiwaan yang diterima belakangan ini bukan karena depresi, melainkan mengalami psikotik atau delusi.



