Ekonomi Bisnis
Diduga Korban FEC Dirawat di RSUD Sumbawa akibat Depresi
Mataram (NTB Satu) – Diduga seorang korban PT FEC Shopping Indonesia (Future E-Commerce/FEC) asal NTB dirawat di RSUD Sumbawa karena mengalami depresi. Menurut kabar yang disebarkan portal jurnalisme warga Semaras Sia, korban sedang dirawat di bagian perawatan jiwa RSUD Sumbawa.
Namun hingga kini identitas korban belum dapat dipastikan.
Berita Terkini:
- Pengacara Publik Soroti Pelaporan Ibu Hamil di Bima, Desak Evaluasi Kemitraan Program MBG
- Aksi HMI MPO Ricuh di Kantor Gubernur NTB, Tuntut Perbaiki Jalan hingga Tolak Mobil Listrik
- Kejati NTB Kembalikan Berkas Eks Kapolres dan Kasat Narkoba Polres Bima Kota
- Nyetrum Ikan Tengah Malam, Warga Labuapi Justru Berhadapan dengan Ular Sanca Tiga Meter
Menanggapi rumor tersebut, pihak RSUD Sumbawa belum dapat memastikan adanya pasien kejiwaan yang sedang dirawat karena menjadi korban investasi palsu FEC.
Menurut Kepala Bidang Pelayanan RSUD Sumbawa, dr. Nafitri Rachman, beberapa pasien kejiwaan yang diterima belakangan ini bukan karena depresi, melainkan mengalami psikotik atau delusi.



