WSBK Mandalika akan dicoret karena Rugi, Pengamat Unram: Tidak mungkin langsung untung
Mataram (NTB Satu) – Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata (InJourney), Dony Oskaria berencana menghapus gelaran World Superbike (WSBK) dari kalender event di Sirkuit Mandalika. Langkah itu menjadi salah satu upaya untuk menekan kerugian pengelolaan Mandalika.
Pembangunan Sirkuit Mandalika, Lombok dilaporkan menyisakan utang senilai Rp4,6 triliun. Utang tersebut terdiri dari kewajiban pembayaran jangka pendek sebesar Rp1,2 triliun dan jangka panjang sebesar Rp3,4 triliun.
Baca juga :
- Oli Tumpah di Bundaran GMS, Tiga Pengendara Terjatuh
- Tak Ingin Generasi Muda Tergerus, Sekda KSB: Jaga Gizi Rohani Anak-anak Kita dari Penyakit Masyarakat
- 545 ASN Pemprov NTB akan Pensiun Tahun ini, Empat Orang Pejabat Eselon II
- Sempat Dikira Diculik, Bocah 6 Tahun di Narmada Ditemukan Meninggal di Saluran Air
- Periksa 20 Saksi, Kejati NTB Siapkan Tim Turun ke Lokasi Dugaan Korupsi Reklamasi Amahami
Kondisi tersebut membuat holding BUMN Pariwisata InJourney melalui PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) meminta Penyertaan Modal Negara (PMN) Rp1,19 triliun kepada pemerintah dari alokasi cadangan pembiayaan investasi APBN 2023.
Hal itu diketahui dalam rapat bersama Komisi VI DPR RI, Rabu 14 Juni 2023.
Pemerhati Ekonomi sekaligus Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Mataram (Unram), Dr. Firmansyah, sangat menyayangkan rencana penghapusan ajang WSBK dari kalender event di Sirkuit Mandalika.



