IKLAN
Advertorial

Distanbun NTB Bantu Petani di Pulau Sumbawa Melalui Gerakan Tanam Tahun Anggaran 2022

Mataram (NTB Satu) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) NTB telah melaksanakan kegiatan gerakan tanam tahun anggaran 2022.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB, Drs. Fathul Gani M.Si., mengatakan, komoditas sayuran dan tanaman obat yang terdapat di Pulau Sumbawa lebih diprioritaskan dalam mendapatkan anggaran gerakan tanam.

IKLAN

“Prioritasnya lebih ke daerah di Pulau Sumbawa, teeutama daerah yang memiliki angka stunting yang cukup tinggi,” ujar Fathul, Rabu, 23 November 2022.

Lebih lanjut, Fathul menerangkan bahwa setiap satu kabupaten atau pun kota di Pulau Sumbawa hanya berhak mengusulkan satu nama kelompok petani.

“Bantuan ini akan berupa anggaran sebsar Rp50 juta untuk per masing-masing kelompok,” kata Fathul.

Bantuan tersebut, kini telah diterima oleh setiap kelompok petani yang berhak menerima bantuan.

Oleh karena itu, Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB telah melaksanakan pendampingan dan pengawalan bantuan pada 17 hingg 19 November 2022.

“Kami telah mendampingi dan mengawal bantuan ke Poktan Lebu, Kabupaten Sumbawa Barat dan Poktan Teba Tewa, Kabupaten Sumbawa,” tandas Fathul.

Stunting adalah kondisi serius pada anak yang ditandai dengan tinggi badan anak di bawah rata-rata atau anak sangat pendek serta tubuhnya tidak bertumbuh dan berkembang dengan baik sesuai usianya dan berlangsung dalam waktu lama.

Tidak jarang masyarakat menganggap kondisi tubuh pendek merupakan faktor genetika dan tidak ada kaitannya dengan masalah kesehatan.

Faktanya, faktor genetika memiliki pengaruh kecil terhadap kondisi kesehatan seseorang dibandingkan dengan faktor lingkungan dan pelayanan kesehatan. Tidak terkecuali di daerah NTB. (GSR)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button