NTBPendidikan

Tahun 2023, NTB Punya Perpustakaan Baru yang Lebih Kekinian dan Menyenangkan

Mataram (NTB Satu) – Pemerintah Pusat melalui Perpustakaan Nasional (Perpurnas) RI akan menggelontorkan anggaran sekitar Rp15 miliar kepada Pemprov NTB.

Anggaran itu untuk membangun gedung perpustakaan modern tiga lantai pada lahan seluas setengah hektare.

IKLAN

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB, Julmansyah, S.Hut., M.A.P dikonfirmasi ntbsatu.com Senin, 31 Januari 2022 mengatakan, alasan pembangunan gedung baru.

Pertama gedung baru diperlukan karena perpustakaan Provinsi NTB yang sekarang sudah berumur 36 tahun.

Kedua, ketika musim hujan, gedung perpustakaan NTB saat ini, sudah tidak layak. Setiap hujan, terendam genangan air akibat atap bocor.

Dengan gedung baru, akan lebih aman untuk koleksi buku buku.

“Di samping itu, masyarakat harus menikmati layanan perpustakaan yang baik dan nyaman,” ungkap Julmansyah.

Untuk menambal kemalasan masyarakat, terutama anak-anak muda, untuk membaca dan berkunjung ke perpustakaan, Julmansyah sudah menyiapkan berbagai strategi. Dimulai dari melakukan revitalisasi fungsi dan kondisi perpustakaan tanpa harus meninggalkan fungsi pokoknya.

“Nanti, di gedung perpustakaan baru itu, di lantai dasar tersedia cafetaria. Selain itu, nanti ada ruang diskusi, ada ruang podcast, ada ruang teater. Nanti, seluruh sarana itu memungkinkan orang terangsang untuk membaca buku dan menjadikan perpustakaan sebagai ruang aktivitas utama,” jelas Julmansyah.

Terkait dengan ketersediaan buku-buku, Julmansyah mengatakan akan membawa buku-buku yang lama dari perpustakaan sebelumnya dan menambah koleksi buku baru untuk dijadikan refrensi bacaan.

“Tetap kita akan bawa yang lama. Namun, kita juga akan tambah koleksi-koleksi yang baru,” ujar Mantan Kepala Bidang Pengelolaan Hutan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB ini.

Terakhir, Julmansyah menambahkan, saat ini pihaknya sedang menyiapkan dokumen perencanaan seperti Detailed Engineering Design (DED).

“Kita berusaha dimulai di awal Februari dan akan diusahakan selesai pada September atau November. Nanti, tahun 2023 akan efektif digunakan,” tutup Julmansyah. (GSR)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button