Kota MataramPemerintahan

Mutasi Pemkot Mataram: 35 Pejabat Bergeser, Eselon II hingga Lurah Dirombak

Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram kembali menyegarkan jajaran birokrasi melalui mutasi dan rotasi jabatan, Jumat, 16 Oktober 2026. 

Sebanyak 35 pejabat resmi mengambil sumpah jabatan untuk mengisi posisi strategis, mulai dari Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama hingga jajaran administrator dan pengawas.

Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana menegaskan, mutasi ini merupakan bagian dari dinamika birokrasi yang wajar untuk menjaga kinerja pelayanan publik.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa melaksanakan pelantikan. Ini merespons kebutuhan organisasi. Terutama mengisi posisi kelurahan yang sempat kosong agar roda pelayanan tidak terhambat,” ujar Mohan.

Ia mewanti-wanti para pejabat agar tidak bermain-main dengan amanah baru yang dipercayakan kepada mereka.

“Saya ingatkan, jagalah kepercayaan ini dengan kejujuran dan integritas. Jabatan ini bukan sekadar kedudukan dalam struktur pemerintahan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Mohan mengaku tidak menuntut kesempurnaan mutlak dari para bawahannya. Namun, ia menekankan pentingnya kepekaan dan daya cipta dalam menyelesaikan persoalan warga.

“Saya tidak menuntut saudara-saudara bekerja sempurna. Tapi saya menuntut saudara kreatif dan peka mencerna persoalan di lapangan,” tuturnya.

Menurutnya, dinamika di lapangan membutuhkan pejabat yang sigap dan tidak berpatokan pada rutinitas kantor semata.

Mohan pun meminta seluruh pejabat yang baru bergeser untuk segera beradaptasi tanpa menunda pekerjaan.

“Segera pahami tupoksi masing-masing. Jangan sampai pergantian jabatan ini membuat program kerja jalan di tempat atau pelayanan ke masyarakat jadi lambat,” cetusnya. 

Dua Kepala Dinas Bergeser

Dari total pejabat tersebut, dua orang merupakan pejabat eselon II. Sudirman, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram, kini mengemban tugas sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Mataram.

Sementara itu, Irwan Rahadi yang sebelumnya memimpin Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mataram, bergeser menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram.

Selain kedua pejabat tersebut, mutasi menyasar 33 pejabat eselon III dan IV. Mereka resmi menempati posisi sekretaris dinas, kepala bidang, hingga lurah.

Pada jajaran kepala bidang dan sekretariat dinas, Liswati, ST, MM mengemban amanah sebagai Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Mataram. Posisi Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian kini diisi Desy Utami. 

Sementara itu, I Komang Oka Tri Cahyadi Putra menjabat Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan Kota Mataram.

Rotasi juga menyentuh jajaran kewilayahan. Ryan Hadi Utama,  kini menjabat Lurah Mataram Rembiga, Jaka Surya,  sebagai Lurah Mataram Timur, dan Lalu Abdi Dwi Tenggara, memimpin Kelurahan Monjok Barat.

Adapun Kelurahan Ampenan Selatan kini dipimpin Muhammad Kholi Lurrahman, sedangkan I Ketut Surya Bawana, mengisi posisi Lurah Mayura.

Lurah Harus Aktif Turun ke Masyarakat

Perhatian khusus disampaikan Mohan kepada para lurah yang baru dilantik. Menurutnya, lurah adalah garda terdepan pemerintah yang paling dekat dengan denyut kehidupan warga.

“Lurah ini ujung tombak. Saya minta jangan cuma duduk manis menunggu laporan atau pengaduan di kantor. Turun langsung ke tengah masyarakat, kenali wilayah dan pastikan persoalan warga dapat penanganan yang tepat,” tekan Mohan.

Ia juga mendorong para lurah memanfaatkan kemajuan teknologi komunikasi untuk menyerap aspirasi warga secara cepat.

“Manfaatkan media sosial dan kanal komunikasi terbuka. Zaman sekarang warga ingin respons cepat. Kalau ada komunikasi yang terbuka, kita bisa tahu masalah lebih awal dan memberikan solusi dengan tepat,” pungkasnya. (*)

Artikel Terkait