Dari Malang, Jogja hingga Mataram, Rangkaian Road to MotoGP Mandalika Terus Bergulir
Mataram (NTBSatu) – PT Pertamina (Persero) bersama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menggelar Watch Party dan Road to MotoGP Mandalika di Mataram, Minggu, 4 Oktober 2026.
Acara ini sebagai bagian dari event menjelang perhelatan puncak MotoGP Mandalika yang berlangsung 9–11 Oktober 2026 mendatang. Sekaligus, untuk memanaskan antusiasme masyarakat.
Direktur Operasi Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Donny Mahardjono mengatakan, Watch Party merupakan bagian dari rangkaian kegiatan untuk membangun antusiasme masyarakat sebelum balapan mulai.
Sebelumnya, ITDC juga melaksanakan kegiatan ini di beberapa tempat seperti Yogyakarta, Malang, dan hari ini berlangsung di Kota Mataram.
“Ini adalah rangkaian atau roadshow untuk program MotoGP,” kata Donny.
Kali ini, lanjut Donny, kemeriahan menyapa warga di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Udayana. Ratusan masyarakat berkumpul mengikuti senam pagi, pelayanan publik terintegrasi, hingga berbagai kegiatan untuk menyambut gelaran balap motor dunia di Pertamina Mandalika International Circuit.
Terlibat juga komunitas motor. Mereka menggelar konvoi, yang juga menjadi bagian dari rangkaian acara yang mengajak para penggemar otomotif dan balap berkumpul dalam satu momentum.
“Kita libatkan pemerintah setempat, kita libatkan dukungan dari provinsi untuk sama-sama mengumpulkan komunitas, antusias, kemudian penggemar balap untuk bisa berkumpul dalam satu platform seperti ini,” terang Donny.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu cara untuk mendekatkan gelaran MotoGP kepada masyarakat. Tidak hanya menyaksikan balapan, masyarakat juga diajak terlibat melalui berbagai kegiatan komunitas.
“Bisa kami katakan ini bagian dari acara atau sesuatu yang bisa kita jadikan promosi gelaran MotoGP melalui kegiatan-kegiatan seperti ini,” ujarnya.
Rangkaian menuju MotoGP Mandalika 2026 sendiri telah dimulai sejak peluncuran tiket, program early bird, hingga berbagai kegiatan meet and greet bersama pembalap. Setelah itu, rangkaian Road to MotoGP berlanjut di sejumlah kota, termasuk Malang, Yogyakarta, dan kini Mataram.
Donny menyebut kegiatan di Mataram menjadi salah satu rangkaian keempat dalam agenda pemanasan MotoGP Mandalika 2026.
“Mulai dari ticket launch, ada meet and greet, kemudian ada di Malang, di Jogja, dan di Mataram. Jadi sebenarnya di setiap event juga ada penjualan tiket dan merchandise,” jelasnya.
Bukan sekadar hiburan, Watch Party juga dimanfaatkan untuk membangun hype sekaligus mengajak lebih banyak masyarakat mengenal dan merasakan atmosfer MotoGP Mandalika.
Dalam mendukung pelaksanaan event kelas dunia ini, kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi penting. Tujuannya, agar gelaran MotoGP tidak hanya menjadi tontonan di dalam sirkuit. Lebih dari itu, harapannya event internasional tersebut memberikan pengalaman bagi wisatawan sekaligus berdampak terhadap sektor pariwisata NTB.
“Harapannya, pengalaman terbaik bukan hanya dari sisi balapannya, tapi juga dari sisi turismenya,” tegasnya.
Dia menilai, kolaborasi tersebut menjadi kunci untuk menunjukkan wajah NTB sebagai tuan rumah event olahraga internasional sekaligus destinasi wisata.
“Ini yang mungkin mesti kita tunjukkan bersama-sama dengan bantuan pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan juga pengelola kawasan seperti ini,” tandasnya.
MotoGP Mandalika 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah. Ajang tahun ini juga semakin menarik dengan tampilnya pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama di kelas Moto3 dan Mario Aji di Moto2.
Dengan balapan yang tinggal hitungan hari, rangkaian Watch Party menjadi salah satu pemantik terakhir untuk membangun atmosfer sebelum ribuan penonton memadati kawasan Mandalika. (*)




