Pria di Mataram Ancam Ibu Pakai Parang karena Tak Diberi Uang Rp150 Ribu
Mataram (NTBSatu) – Seorang pria mengancam ibu kandungnya menggunakan parang di kawasan Kompleks Terminal Mandalika, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.
Kapolsek Sandubaya, AKP Novit Haru Prasetyo mengatakan, aksi tersebut bermula ketika pria itu mendatangi ibunya yang sedang berjualan di kawasan terminal pada Rabu sore, 4 November 2026. Ia saat itu meminta uang Rp150 ribu.
Sang ibu meminta anaknya membantu pekerjaan terlebih dahulu sebelum memberikan uang. Namun, untuk mencegah pertengkaran, sang ibu akhirnya memberikan Rp100 ribu.
Pria tersebut tidak terima. Ia kemudian mengancam ibunya menggunakan sebilah parang hingga korban ketakutan dan memberikan uang sesuai permintaannya.
Setelah mendapatkan uang, pria itu meninggalkan lokasi. Namun, beberapa saat kemudian ia kembali ke tempat ibunya berjualan sambil membawa senjata tajam dan kembali mengancam korban.
Aksi tersebut membuat warga di sekitar terminal panik. “Sejumlah warga kemudian berusaha menenangkan pria tersebut agar situasi tidak semakin memanas,” kata Kapolsek, Kamis, 5 November 2026.
Sang ibu yang merasa terancam kemudian meminta bantuan polisi melalui layanan darurat 110.
Menerima laporan tersebut, personel Polsek Sandubaya langsung bergerak menuju lokasi. Polisi kemudian mengamankan pria tersebut dan menenangkan situasi di sekitar terminal.
“Si anak kita amankan sementara sambil menenangkan. Sementara sang ibu kita pastikan kondisinya sampai tenang. Sang ibu merasa takut sehingga melaporkan kejadian tersebut lewat layanan 110,” ujarnya.
Polisi selanjutnya menangani pria tersebut untuk mendalami dugaan ancaman terhadap ibunya. “Saat ini yang bersangkutan masih kami amankan dan mintai keterangan di kantor. Kami mengimbau masyarakat segera menghubungi layanan 110 ketika menghadapi gangguan keamanan atau situasi yang mengancam keselamatan,” tandasnya. (*)




