PemerintahanSumbawa

Alas Jadi Tuan Rumah MTQH Perdana Kabupaten Sumbawa, Pembukaan Dijadwalkan 7 November

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Kecamatan Alas akan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) tingkat Kabupaten Sumbawa 2026. Kegiatan tersebut sekaligus menandai pelaksanaan MTQH perdana di tingkat Kabupaten Sumbawa.

Pemerintah Kecamatan Alas kini mempercepat berbagai persiapan untuk menyambut ajang tersebut. Pemerintah kecamatan menggandeng Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Sumbawa, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, serta Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Sumbawa untuk memastikan seluruh kebutuhan kegiatan terpenuhi.

Camat Alas, Dr. Usman, S.E., M.E., mengatakan rapat koordinasi yang berlangsung beberapa waktu lalu menghasilkan sejumlah kesepakatan penting terkait pelaksanaan MTQH.

IKLAN

“Kami membahas berbagai kebutuhan pelaksanaan, mulai dari sarana dan prasarana, kelengkapan teknis, hingga berbagai catatan evaluasi dari pelaksanaan MTQ sebelumnya,” ujarnya, Kamis, 24 September 2026.

Usman menjelaskan Pemerintah Kecamatan Alas telah membentuk panitia lokal dan menyelenggarakan seleksi MTQ tingkat kecamatan. Langkah tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju MTQH tingkat kabupaten.

Selain itu, Pemerintah Kecamatan Alas juga memperluas koordinasi dengan berbagai unsur. Pemerintah desa, TNI, Polri, BUMN, BUMD, tokoh masyarakat, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Dewan Hakam ikut mengambil peran dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan.

IKLAN

“Alhamdulillah kami sudah membangun koordinasi dengan seluruh stakeholder yang ada di Kecamatan Alas. Dukungan mereka sangat penting untuk menyukseskan MTQH tingkat kabupaten,” katanya.

Persiapkan Arena dan Fasilitas Pendukung

Panitia MTQH telah menyusun rancangan arena utama di Lapangan Sport Center Kerato, Desa Kalimango. Panitia juga memetakan kebutuhan teknis dan fasilitas pendukung yang akan menunjang pelaksanaan kegiatan.

Usman mengatakan tim kabupaten akan meninjau lokasi untuk menyempurnakan rancangan arena utama sebelum pelaksanaan kegiatan.

“Kami sudah menyusun layout arena utama. Kami juga sudah menggambarkan kebutuhan sarana dan prasarana secara rinci. Tim kabupaten nantinya akan memberikan masukan untuk penyempurnaan,” ujarnya.

Selain arena utama, panitia juga menyiapkan 10 majelis perlombaan di sejumlah masjid dan sekolah yang berada di wilayah Kecamatan Alas. Panitia memilih lokasi tersebut karena memiliki akses yang mudah bagi peserta maupun masyarakat.

Menurut Usman, panitia memusatkan seluruh arena perlombaan di kawasan Kota Alas. Panitia menempatkan arena di Desa Kalimango, Juran Alas, Desa Dalam, Desa Luar, dan Desa Baru.

“Peserta maupun masyarakat dapat menjangkau seluruh arena dengan mudah karena lokasinya berada dalam satu kawasan,” katanya.

Panitia juga memperkuat kesiapan fasilitas pendukung. Panitia menyiapkan sound system, pencahayaan, pengamanan, kebersihan, toilet portabel, tempat menginap kafilah, serta akomodasi bagi Dewan Hakam dan panitia kabupaten.

Tidak hanya itu, panitia juga mendata rumah-rumah warga yang akan menampung peserta selama kegiatan berlangsung. Di saat yang sama, panitia menjalin komunikasi dengan penyedia katering dan pelaku usaha rumah makan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi peserta.

“Sound system menjadi perhatian utama karena seluruh cabang perlombaan membutuhkan kualitas audio yang baik,” ujarnya.

Usulkan Pembukaan pada 7 November

Dalam rapat koordinasi tersebut, Usman mengusulkan pembukaan MTQH tingkat Kabupaten Sumbawa pada 7 November 2026. Ia menyampaikan usulan tersebut setelah mempertimbangkan jadwal penyelesaian APBD Perubahan.

Menurutnya, peserta rapat menerima usulan tersebut dan menjadikannya sebagai jadwal yang paling memungkinkan untuk pelaksanaan kegiatan.

“Saya mengusulkan pembukaan pada 7 November dan seluruh peserta rapat menerima usulan tersebut. Insyaallah tanggal itu akan menjadi jadwal pembukaan MTQH,” katanya.

Panitia menjadwalkan kedatangan kafilah pada 6 November 2026. Setelah itu, panitia akan menggelar pawai taaruf pada pagi hari dan melaksanakan pembukaan MTQH pada malam harinya.

Panitia merancang rangkaian kegiatan selama delapan hari. Dengan jadwal tersebut, panitia menargetkan malam penutupan berlangsung pada 13 November 2026.

Dalam waktu dekat, LPTQ Kabupaten Sumbawa, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, dan Bagian Kesra Setda Sumbawa akan mengunjungi Kecamatan Alas. Tim tersebut akan memeriksa kesiapan arena, sarana dan prasarana, sumber daya manusia, serta berbagai kebutuhan teknis lainnya.

“Kami optimistis dapat menyelesaikan seluruh persiapan tepat waktu. Kami ingin MTQH perdana tingkat Kabupaten Sumbawa berjalan sukses dan menjadi kebanggaan masyarakat Alas maupun Kabupaten Sumbawa,” pungkasnya. (*)

Artikel Terkait