HukrimLombok Timur

Polres Lombok Timur Siapkan Pengamanan Pilkades di 157 Desa

Lombok Timur (NTBSatu) – Polres Lombok Timur menyiapkan skema pengamanan untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 157 desa. Pengamanan mencakup seluruh tahapan, mulai dari sebelum pemungutan suara, saat pelaksanaan, hingga setelah Pilkades.

Kapolres Lombok Timur, AKBP Ariakta Gagah Nugraha mengatakan,  pihaknya telah memetakan kebutuhan pengamanan di setiap desa. Juga, telah menyusun pola pengamanan sesuai tahapan Pilkades.

“Kami sudah memetakan pengamanan. Untuk seluruh titik yang melaksanakan Pilkades, kami menyiapkan pola pengamanan, baik pra-pelaksanaan, saat pelaksanaan, maupun pasca-pelaksanaan,” ujarnya, Rabu, 28 Oktober 2026.

Ariakta menjelaskan, Polres Lotim akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan TNI untuk mendukung pengamanan. Pihaknya juga akan meminta bantuan personel dari Polda NTB melalui skema Bawah Kendali Operasi (BKO).

Langkah tersebut diperlukan karena Polres Lombok Timur memiliki keterbatasan personel untuk mengamankan seluruh rangkaian Pilkades. Terlebih, jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada hari pencoblosan diperkirakan mencapai 1.085 TPS.

“Tentunya ini membutuhkan personel yang cukup banyak, sehingga kami meminta bantuan BKO dari Polda sekitar satu kompi,” jelasnya.

Selain menyiapkan personel, Polres Lombok Timur juga merencanakan simulasi kontingensi menjelang pelaksanaan Pilkades.

Pihaknya akan menggelar simulasi dan menerapkan sistem pengamanan kota untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.

Cegah Gangguan Kamtibmas

Di sisi lain, Polres Lombok Timur terus meningkatkan kegiatan cipta kondisi menjelang akhir tahun.

“Kami turun langsung ke masyarakat, mulai dari sekolah, pondok pesantren, tempat ibadah, hingga desa-desa untuk menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Menurut Ariakta, kegiatan tersebut bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

Kehadiran polisi di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari upaya mengajak warga berperan aktif menjaga keamanan lingkungan, termasuk selama tahapan Pilkades.

“Kami mengajak masyarakat untuk sama-sama berperan aktif mewujudkan situasi yang tetap kondusif,” katanya.

Sementara itu, dalam penanganan tindak pidana, Polres Lombok Timur juga mengamankan seorang warga yang masuk daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Sakra Timur.

Ariakta menyebut, polisi masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap keterlibatan pihak lain.

Penyidik juga melanjutkan penanganan terhadap tersangka lain yang diduga terlibat dalam aksi pencurian kendaraan bermotor itu. (*)

Artikel Terkait