Pantai Penyisok, Surga Tersembunyi di Selatan Lombok Timur
Lombok Timur (NTBSatu) – Pantai Penyisok di Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, menawarkan panorama alam yang memikat. Bukit cadas dengan hamparan laut lepas menjadi daya tarik pantai yang menghadap langsung ke Samudra Hindia tersebut.
Keindahan itu membuat Hidayatus Sabrina, wisatawan asal Sumbawa Besar, terpesona. Ia mengaku jatuh hati sejak kunjungan pertamanya ke Pantai Penyisok.
“Menurut saya, Pantai Penyisok itu surganya dunia. Meskipun jaraknya sangat jauh dari tempat asal saya, semuanya terasa sepadan. Saya berjanji akan kembali lagi ke tempat ini,” ujarnya, Minggu, 18 Oktober 2026.
Sabrina menilai, Pantai Penyisok memiliki keunikan tersendiri. Ia hampir mengunjungi seluruh pantai di wilayah selatan Lombok Timur. Namun, Pantai Penyisok tetap menawarkan pengalaman berbeda.
Pantai ini memiliki banyak sudut dengan pemandangan yang beragam. Bukit cadas seolah menyembunyikan hamparan laut di baliknya. Dari atas bukit, pengunjung dapat menikmati panorama Samudra Hindia.
“Perjalanan menuju ke sana memang melelahkan. Tetapi, setelah sampai, rasanya langsung seperti di-recharge oleh pemandangannya. Saat naik ke atas bukit, di situlah saya merasa menemukan surga dunia,” katanya.
Selain panorama alam, suasana yang masih sepi menjadi daya tarik lainnya. Pengunjung bisa bersantai dan menenangkan diri. Mereka juga dapat berfoto dari atas tebing sambil menikmati pemandangan laut.
Namun, keindahan Pantai Penyisok belum didukung akses jalan yang memadai. Kondisi jalan masih menyulitkan pengunjung, baik saat musim hujan maupun kemarau.
Saat musim hujan, jalan dipenuhi genangan dan menjadi licin. Sebaliknya, saat kemarau, debu mengganggu perjalanan. Sebagian jalan memang sudah beraspal. Namun, pengunjung masih harus melewati jalan tanah dan tanah liat.
Fasilitas Wisata Belum Tersedia
Sabrina juga menyayangkan minimnya fasilitas di kawasan pantai. Ia belum menemukan fasilitas dasar seperti warung dan toilet. Pengelolaan wisata juga belum terlihat memadai.
“Yang sangat disayangkan, pantai sebagus ini belum mendapat perhatian. Belum ada warung, toilet, bahkan pengelola. Padahal, pemandangannya sangat indah,” tuturnya.
Dari Jerowaru, perjalanan menuju Pantai Penyisok membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Dari Selong, jaraknya sekitar 43 kilometer dengan waktu tempuh 1 jam 10 menit. Sementara itu, perjalanan dari Mataram mencapai 73 kilometer atau sekitar 1 jam 40 menit.
Sabrina menyarankan, wisatawan berkunjung saat musim kemarau atau menjelang akhir musim hujan. Pada periode tersebut, hamparan tanaman jagung menghijaukan perbukitan. Pemandangan itu menambah daya tarik kawasan pantai.
Menurut Sabrina, Pantai Penyisok layak dikunjungi bagi mereka yang gemar menjelajahi tempat baru. Meski begitu, pengalaman setiap wisatawan bisa berbeda, tergantung minat dan kenyamanan masing-masing.
Baginya, kondisi jalan yang buruk tidak mengurangi keinginan untuk kembali. Pantai yang masih bersih dan minim pengunjung menjadi alasan utama.
“Kalau ditanya seribu kali, saya akan menjawab dengan lantang bahwa saya akan kembali seribu kali lagi. Pantainya belum banyak dikunjungi orang, jadi masih sangat bersih,” pungkasnya. (*)




