Bupati Lombok Timur Dorong Penguatan Kolaborasi Posyandu untuk Tingkatkan Pelayanan
Lombok Timur (NTBSatu) – Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu. Menurutnya, Posyandu memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat, tidak hanya dalam pelayanan kesehatan dasar, tetapi juga berbagai kebutuhan sosial lainnya.
Ia menilai, tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Posyandu menjadi modal penting dalam memperluas jangkauan pelayanan publik. Peran kader juga menjadi kunci karena mereka berinteraksi langsung dengan masyarakat di lingkungan masing-masing.
“Pemerintah daerah tetap memperhatikan kesehatan masyarakat, tetapi itu tidak cukup tanpa perangkat di tingkat bawah yang menyentuh langsung masyarakat. Di sinilah peran Posyandu,” ujarnya, Kamis, 29 Oktober 2026.
Haerul mengapresiasi para kader yang terus memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga menilai, Posyandu Pelangi Rinjani Rakam telah menunjukkan keaktifan melalui pelayanan yang menjangkau seluruh siklus kehidupan, mulai dari balita, remaja, dewasa, hingga lanjut usia.
Ia mengingatkan, lomba Posyandu tidak semata-mata mengejar predikat juara. Momentum tersebut harus menjadi kesempatan untuk belajar dan menyerap masukan dari tim penilai guna memperbaiki kualitas pelayanan.
“Jangan hanya mengejar juara. Jadikan kegiatan ini sebagai kesempatan untuk menimba ilmu dan pengalaman dari masukan tim penilai, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” tegasnya.
Kaji Kemungkinan Pemekaran Lingkungan
Selain mendorong peningkatan pelayanan Posyandu, Haerul meminta Lurah Rakam bersama organisasi perangkat daerah terkait mengkaji kemungkinan pemekaran lingkungan.
“Perlu kita pikirkan pengembangan wilayah agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih efektif dan efisien. Jika beban wilayah tiap kepala lingkungan lebih terukur, koordinasi dan respons pelayanan kepada masyarakat akan jauh lebih cepat,” katanya.
Lebih lanjut, Ketua Tim Penilai sekaligus Kabid Kelembagaan Sosial Budaya DPMPD Provinsi NTB, Lalu Zaenul Arifin mengatakan, penilaian Posyandu juga bertujuan memastikan penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan berjalan optimal.
Menurutnya, penyelenggaraan layanan Posyandu perlu disertai tindak lanjut atas hasil pelayanan.
“Setiap hasil pelayanan Posyandu juga harus ditindaklanjuti. Kami turut menilai penerapan Sistem Informasi Posyandu (SIP), inovasi seperti Mars Posyandu, serta pelaksanaan pelayanan secara langsung di lapangan.” Pungkasnya. (*)




