Pemkab Lobar Upayakan Pelantikan Sekda Definitif Akhir Oktober
Lombok Barat (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat (Lobar) mengupayakan pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif pada akhir Oktober 2026. Namun, jadwal pelantikan masih bergantung pada rekomendasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Penjabat (Pj) Sekda Lobar, Saeful Ahkam menyebut, pemerintah daerah mengusahakan pelantikan tersebut pada akhir bulan ini.
“Tergantung rekomendasi dari Kemendagri. Kami usahakan akhir bulan,” kata Ahkam kepada NTBSatu, Minggu, 18 Oktober 2026.
Ahkam berharap pemerintah segera menyelesaikan proses tersebut. Ia juga mengungkapkan keinginannya untuk mengakhiri masa tugas sebagai penjabat sekda. “Saya sudah muak menjadi Pj Sekda. Saya ingin bekerja dengan sederhana,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan harapan Ahkam agar pengisian jabatan definitif segera tuntas. Namun, ia belum memastikan tanggal pelantikan karena pemerintah masih menunggu rekomendasi pusat.
Tiga Nama Sudah Masuk Tahap Akhir
Sebelumnya, Wakil Bupati Lobar, Nurul Adha, menemui Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal pada Kamis, 15 Oktober 2026.
Pertemuan itu membahas penetapan Sekda definitif setelah panitia seleksi mengumumkan tiga kandidat terbaik.
“Kami sudah memproses berkasnya ke Mendagri. Sekarang kami tinggal membicarakannya dengan Pak Gubernur,” ujar Nurul Adha sebelumnya.
Tiga kandidat yang masuk tahap akhir ialah Arief Suryawirawan, Damayanti Widyaningrum, dan Fauzan Husniadi.
Arief menjabat Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Lobar. Sementara itu, Damayanti menjabat Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan.
Adapun Fauzan menjabat Asisten Administrasi Umum Setda Lobar. Ketiganya telah mengikuti uji kompetensi, wawancara, dan tes psikologi.
Pansel menetapkan hasil akhir melalui dokumen Nomor 12/BA/PANSEL-JPTP/2026 pada 29 September 2026. Selanjutnya, pemerintah daerah memproses administrasi sebelum menentukan pejabat definitif.
Jabatan Strategis Jelang Pembahasan Anggaran 2027
Pengisian jabatan Sekda definitif menjadi penting menjelang pembahasan anggaran 2027. Sekda juga berperan mengoordinasikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan memimpin Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Sebelumnya, Nurul Adha menegaskan pentingnya Sekda definitif untuk mempercepat pelaksanaan program pemerintah daerah secara efektif dan optimal.
“Kami membutuhkan Sekda definitif untuk mempercepat realisasi seluruh program kerja. Terlebih lagi kami akan segera masuk ke pembahasan anggaran 2027,” tuturnya.
Meski demikian, pemerintah belum mengumumkan nama pejabat terpilih. Ketiga kandidat masih menunggu keputusan akhir setelah proses konsultasi dan administrasi selesai. (*)




