Lombok Barat

Demo Warga Lobar Tuntut Tindak Lanjut Kasus LAZ, Diakhiri Makan Bersama

Lombok Barat (NTBSatu) -Puluhan warga Lombok Barat (Lobar) yang mengaku berasal dari berbagai elemen menggelar demonstrasi di Kantor Bupati Lombok Barat, Selasa, 27 Oktober 2026.

Massa aksi memadati area depan gerbang kantor bupati sejak pukul 10.30 Wita. Mereka juga membawa satu unit truk yang dilengkapi pengeras suara untuk mendukung penyampaian aspirasi.

Dalam aksi tersebut, massa menuntut tindak lanjut atas Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Nonaktif Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ).

Koordinator massa aksi, Sahban mengatakan, mereka meminta KPK turut memeriksa pejabat yang sebelumnya telah dipanggil sebagai saksi dalam perkara tersebut.

“Kami datang hari ini untuk meminta Wakil Bupati Lobar agar menindak dan mutasi semua pejabat yang jadi kroni- kroni LAZ,” teriaknya, Selasa, 27 Oktober 2026.

Selain itu, massa aksi juga menuntut beberapa hal lain. Salah satunya seperti menolak hasil panitia seleksi Sekretaris Daerah (Sekda).  Hal itu karena mereka menganggap kandidat yang lolos dekat dengan LAZ. 

Selain itu mereka juga menuntut evaluasi Dewan Pengawas RSUD Tripat, serta penertiban aset daerah yang masih bermasalah. Terakhir, mereka juga meminta agar Wakil Bupati Lobar tidak menerbitkan surat izin untuk calon Kepala Desa Incumbents yang masih belum menyelesaikan temuan inspektorat.

“Kami datang untuk meminta Wabup Lobar untuk segera menuntaskan beberapa tuntutan rakyat Lombok Barat ini,” ujar Sahban.

Aksi Berakhir Damai

Puluhan anggota Polres Lobar dan Satpol PP Lobar turut menjaga kondusifitas dalam aksi tersebut. Kapolres Lobar, AKBP Mellysa Amalia turut menenangkan massa aksi agar tidak bertindak anarkis.

Wakil Bupati Lobar, Nurul Adha, tidak bisa menemui massa aksi karena sedang berkegiatan di Lombok Tengah. Namun, massa aksi berakhir damai karena telah ditemui Kapolres Lobar dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol Lobar), Sabidin.

Aparat kepolisian dan massa aksi kemudian duduk bersama di depan lobi kantor Bupati Lobar sambil menyantap nasi bungkus. Mereka mengakhiri aksi demonstrasi pada hari tersebut dengan damai dan penuh kehangatan meskipun tuntutan masih belum mendapat respons Pemerintah. (*)

Khazani Darunnafis

Khazani atau Zani adalah Jurnalis NTBSatu yang fokus menulis di isu Daerah Lombok Barat, Politik, Kebencanaan dan Human Interest. Ia merupakan lulusan Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Mataram dengan Konsentrasi Jurnalistik.

Artikel Terkait