PemerintahanSumbawa Barat

Bonus Atlet KSB, Bupati Amar Minta Cairkan Bertahap

Sumbawa Barat (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat mulai memproses pencairan bonus bagi para atlet peraih medali Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB.

Langkah ini menjadi angin segar setelah penyaluran bonus sempat tertunda akibat kendala verifikasi rekening dan perbedaan data medali.

Dalam penuntasannya, Pemkab KSB memilih mengeksekusi pembayaran secara bertahap demi mempercepat distribusi hak para atlet. Pemda memprioritaskan dokumen penerima yang telah memenuhi syarat administrasi tanpa harus menunggu seluruh verifikasi data tuntas.

Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., meminta jajarannya segera menyalurkan anggaran bagi berkas yang sudah lengkap. Sebab itu, atlet yang datanya sudah valid dapat segera menerima hak transfer keuangan tersebut.

“Saya sudah minta ke Sekretaris Daerah untuk segera memproses berkas yang sudah beres dan tidak ada masalah. Mestinya pencairan sudah mulai berjalan,” ujar Bupati Amar, Senin, 12 Oktober 2026.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) KSB, Rizky Syahputra, membeberkan alasan penundaan pencairan bonus senilai Rp3,1 miliar tersebut. Petugas mendapati banyak nomor rekening atlet tidak sesuai dengan identitas pemilik pada Surat Keputusan.

“Pencairan harus melalui transfer rekening resmi. Namun, saat verifikasi, banyak nama pemilik rekening tidak cocok dengan SK. Aturan melarang hal tersebut, sehingga kami harus memeriksa data satu per satu,” ujar Rizky. 

Selesaikan Berkas Bermasalah Secara Terpisah

Selain itu, tim teknis menemukan selisih data perolehan medali antara laporan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) KSB dan SK KONI Provinsi NTB. Terkait hal tersebut, Disparpora KSB tetap berpatokan pada data daerah demi melindungi hak para atlet.

“Kami tidak bisa mengurangi nama penerima secara sepihak. Karena SK Provinsi tidak melampirkan rincian nama, kami tetap berpatokan pada SK KONI Kabupaten yang sudah mencantumkan nama-nama atletnya secara jelas,” ujarnya. 

Oleh karena itu, Pemkab KSB memisahkan penanganan berkas yang sudah bersih dengan dokumen yang masih membutuhkan perbaikan data. Langkah strategis ini memangkas waktu tunggu bagi sebagian besar penerima bonus.

Di samping itu, alokasi anggaran bonus atlet tahun ini mengalami peningkatan signifikan hingga Rp3,1 miliar. Angka tersebut melonjak drastis jika membandingkannya dengan alokasi tahun 2023 sebesar Rp1,5 miliar.

Dengan terbitnya instruksi Bupati, para atlet peraih medali kini akan menerima hasil kerja keras mereka secara bertahap. Sementara itu, dinas terkait terus menyelesaikan perbaikan administrasi rekening yang masih tertahan.

Secara keseluruhan, Pemkab KSB menargetkan seluruh proses penyaluran bonus rampung dalam waktu dekat. (*)

Artikel Terkait