Cari Penyu, WNA Korea Selatan Hilang Saat Snorkeling di Gili Trawangan
Lombok Utara (NTBSatu) – Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Cheon Yuri (31), perempuan, hilang saat snorkeling di Gili Trawangan. Tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian setelah menerima laporan kehilangan pada Selasa, 6 Oktober 2026.
Peristiwa tersebut terjadi di perairan depan sebuah restoran di Gili Trawangan. Lokasi itu berada di Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara.
Berdasarkan laporan Kantor SAR Mataram, korban mulai snorkeling sekitar pukul 12.30 Wita. Korban kemudian berpencar dari rekannya untuk mencari penyu di sekitar perairan tersebut.
Seorang saksi masih sempat melihat korban berenang dan mengapung dengan baik. Namun, korban tidak kembali ketika rekan-rekannya naik ke daratan sekitar pukul 14.00 Wita.
Rekan korban bersama warga kemudian mencari keberadaannya di sekitar lokasi. Pencarian awal tersebut belum menemukan korban.
Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada Polsubsektor Gili Indah. Laporan tersebut selanjutnya diteruskan kepada Kantor SAR Mataram.
Pencarian Hari Pertama Belum Temukan Korban
Koordinator Unit Siaga SAR Bangsal, I Gusti Komang Aryadana mengatakan, tim langsung bergerak. Ia mewakili Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, dalam penanganan operasi tersebut.
“Setelah menerima informasi, kami langsung menerjunkan Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Bangsal menuju lokasi kejadian,” ujar Gusti, Selasa, 6 Oktober 2026, malam.
Tim menggunakan Sea Rider untuk menyisir perairan sekitar lokasi terakhir korban terlihat. Tim SAR gabungan kemudian memperluas pencarian bersama sejumlah unsur terkait.
Operasi melibatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Bangsal, TNI AL, dan Polairud Polda NTB. Polair Polres Lombok Utara, Polsek Pemenang, dan Babinsa Gili Indah ikut membantu. Potensi Basarnas, masyarakat, dan nelayan setempat juga terlibat dalam pencarian.
Hingga Selasa malam, tim SAR belum menemukan keberadaan korban. Gusti mengatakan tim menghentikan pencarian sementara pada malam hari.
“Pencarian hingga malam ini masih belum membuahkan hasil. Operasi SAR sementara dihentikan,” katanya.
Tim SAR akan kembali melanjutkan pencarian pada Rabu pagi. Operasi akan berfokus pada penyisiran wilayah perairan sekitar lokasi terakhir korban terlihat. Hingga pencarian hari pertama berakhir, keberadaan korban masih belum diketahui. (*)




