Jasad Bayi Laki-Laki Ditemukan di Embung Sakra Timur
Lombok Timur (NTBSatu) – Warga menemukan jasad bayi laki-laki di sebuah embung di wilayah Kecamatan Sakra Timur, Lombok Timur, Rabu, 28 Oktober 2026, sekitar pukul 07.30 Wita. Polisi menduga ada unsur pembuangan dalam kasus tersebut dan kini menyelidiki lebih lanjut.
Kapolsek Sakra Timur, Ipda Taufik Andri Hidayat mengatakan, warga menemukan bayi itu saat melintas untuk menggiling padi. Kecurigaan warga terhadap kondisi di sekitar embung mendorong mereka memeriksa lokasi tersebut.
Setelah warga menemukan jasad bayi, kepala dusun setempat melaporkan kejadian itu kepada anggota Polsek Sakra Timur. Petugas kemudian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
“Dari keterangan dokter, bayi ini meninggal lebih dari 24 jam sebelum ditemukan. Kondisinya sudah menghitam dan mengeluarkan bau,” kata Taufik, Rabu, 28 Oktober 2026.
Taufik menjelaskan, bayi tersebut sudah tidak memiliki tali pusar yang utuh karena tali pusarnya telah terpotong. Polisi juga menemukan kain yang diduga digunakan untuk membungkus bayi itu. Petugas mengamankan kain tersebut sebagai barang bukti.
Terkait kondisi fisik bayi, Taufik menyebut dokter belum menemukan tanda-tanda kekerasan yang jelas. Bagian mulut bayi tampak menghitam, yang menurut penilaian awal dokter diduga berkaitan dengan kekurangan oksigen.
“Untuk tanda-tanda kekerasan sementara tidak ada. Namun, itu masih berdasarkan pengamatan awal dokter dan belum melalui pemeriksaan medis lebih lanjut,” ujarnya.
Polisi masih mendalami dugaan pembuangan bayi tersebut. Taufik menyebut, dugaan sementara mengarah pada kemungkinan bayi lahir dari hubungan di luar pernikahan. Namun, polisi masih membutuhkan informasi tambahan untuk memastikan latar belakang kejadian.
“Dugaan sementara, kemungkinan bayi ini hasil hubungan di luar pernikahan. Namun, kami masih menyelidiki lebih lanjut dan mencari informasi dari masyarakat,” kata Taufik.
Penyelidikan akan berlanjut dengan mengumpulkan keterangan warga sekitar dan menelusuri informasi dari orang-orang yang berada di sekitar lokasi penemuan.
Sementara itu, aparat kepolisian bersama pemerintah desa setempat telah memakamkan jasad bayi tersebut di pemakaman desa. (*)




