Lepas Ratusan Peserta Gerak Jalan HUT ke-80 RI di Sumbawa, Bupati Jarot: Bukan Sekadar Perayaan, Tapi Simbol Kebersamaan

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Lapangan Pahlawan Sumbawa Besar pada Senin siang, 11 Agustus 2025, memancarkan semangat luar biasa. Ratusan pelajar SD dan MI dari seluruh Kabupaten Sumbawa berkumpul sejak siang untuk mengikuti Gerak Jalan Ketepatan Waktu sejauh empat kilometer.
Tepat pukul 14.00 Wita, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., melepas 199 regu peserta sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bupati Jarot mengungkapkan rasa bangga kepada para peserta, guru pendamping, orang tua, serta panitia yang sudah bekerja keras menyiapkan lomba.
Menurutnya, gerak jalan ketepatan waktu memiliki nilai lebih dari sekadar olahraga. Kegiatan ini menjadi media pembentukan karakter, mengajarkan anak-anak untuk menjaga langkah, memelihara kekompakan, dan menghargai ketepatan waktu.
“Hari ini anak-anak tidak hanya berjalan untuk lomba, tetapi juga belajar menjaga langkah, kekompakan, dan ketepatan waktu. Nilai-nilai ini penting untuk kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Jarot mengutip Facebook Prokopim Sumbawa, Selasa, 12 Agustus 2025.
Rute Gerak Jalan
Rute lomba mulai dari Lapangan Pahlawan, melewati Jalan Kartini, Jalan Hasanudin, Kantor DPRD lama, Lampu Merah Kerangka Baja. Lalu, menuju Hotel Suci, SDN 2 Sumbawa, depan Polres, depan RSUD, Tugu Adipura. Kantor Bupati Sumbawa, Jalan Yos Sudarso, Gedung Wanita, depan Kodim 1607 Sumbawa.
Kemudian, melewati SMPN 1 Sumbawa, Jalan Setia Budi, depan PLN, Kantor Camat Sumbawa, Pasar Seketeng, simpang 4 Blok M. Selanjutnya, Masjid Agung Nurul Huda, Lampu Merah Lawang Gali, kembali ke Jalan Kartini, Jalan Merdeka, dan finis di Lapangan Pahlawan.
Sepanjang perjalanan, warga memberi dukungan penuh dengan berdiri di tepi jalan. Sementara, guru pendamping menjaga formasi dan kecepatan peserta agar sesuai target waktu.
Lomba ini berlangsung selama tiga hari. Hari pertama untuk tingkat SD/MI, hari kedua SMP/SMA/sederajat, dan hari ketiga untuk peserta dari OPD, guru, serta masyarakat umum.
Jarot menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar perayaan kemerdekaan, melainkan simbol persatuan masyarakat Sumbawa.
“Melalui lomba ini, kita tidak hanya memeriahkan kemerdekaan, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan menanamkan disiplin di tengah masyarakat. Semoga semangat ini terus kita jaga untuk Sumbawa yang lebih unggul, maju dan sejahtera,” tutupnya. (*)