Unram dan Massey University Siapkan Kolaborasi Riset Pangan dan Peternakan
Mataram (NTBSatu) – Universitas Mataram (Unram) dan Massey University, New Zealand, menjajaki kolaborasi riset pangan dan peternakan untuk memperkuat ketahanan pangan serta pemenuhan gizi masyarakat, khususnya kawasan lahan kering.
Penjajakan kerja sama tersebut berlangsung melalui pertemuan delegasi kedua institusi di Rektorat Unram, Senin, 12 Oktober 2026. Pertemuan ini membuka peluang kolaborasi pendidikan, penelitian, pertukaran mahasiswa dan dosen, serta pemberdayaan masyarakat.
CEO Arungi, Endah Setyaningsih, turut memaparkan pengalaman program pemberdayaan masyarakat bersama SurAid International di Mentawai, Bima, Rote, dan Sumba Barat.
Salah satu inisiatifnya ialah NusaTani, yang berfokus pada penguatan ketahanan pangan dan pemenuhan gizi keluarga.
Program tersebut tidak hanya mendorong produksi pangan, tetapi juga meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemilihan bahan makanan dan pengolahan pangan bergizi.
Selain itu, NusaTani memperkuat peran badan usaha milik desa (BUMDes) serta keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak.
Pendekatan ini berangkat dari pemahaman bahwa ketersediaan pangan belum tentu menjamin kebutuhan gizi keluarga. Pengetahuan dan kebiasaan konsumsi turut menentukan kualitas asupan anak.
Arungi menjajaki keterlibatan Unram sebagai penasihat teknis untuk memperkuat landasan pengetahuan dan mengembangkan program sesuai kebutuhan masyarakat.
Riset Peternakan Unram Dukung Ketahanan Pangan
Guru Besar Fakultas Peternakan Unram, Prof. Ir. Dahlanuddin, M.Rur.Sc., Ph.D., menekankan pentingnya pendekatan menyeluruh dalam menangani persoalan pangan dan gizi. Menurutnya, masyarakat NTB dan NTT menghadapi tantangan ketersediaan pangan sekaligus pemahaman mengenai kebutuhan gizi.
Kondisi lahan kering turut memengaruhi produksi tanaman dan ketersediaan pakan ternak, terutama saat musim kemarau. Karena itu, penguatan pangan perlu menghubungkan sektor pertanian, peternakan, dan pemenuhan gizi keluarga.
Unram memiliki pengalaman riset peternakan di kawasan kering, termasuk pemanfaatan lamtoro sebagai sumber pakan untuk mendukung penggemukan sapi.
Pengalaman ini berpotensi memperkuat sistem peternakan yang sesuai dengan kondisi lingkungan setempat.
Pertemuan tersebut turut menghadirkan Prof. Christopher William Noel Anderson dari Massey University, Ross Corbett selaku Head of SurAid Project, serta Sri Nurani Kartikasari dari Lincoln University.
Melalui penjajakan ini, Unram dan Massey University berupaya menghubungkan riset akademik dengan kebutuhan masyarakat untuk membangun sistem pangan yang tangguh dan berkelanjutan. (*)




