Masbagik Utara Baru Kembangkan Budidaya Nila Lewat Desa Berdaya
Lombok Timur (NTBSatu) – Pemerintah Desa Masbagik Utara Baru, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur, mulai memperluas pasar budidaya ikan air tawar melalui Program Desa Berdaya.
Kepala Desa Masbagik Utara Baru, Khaerul Ihsan mengatakan, pemerintah desa mengalokasikan bantuan Rp300 juta untuk membeli 20 ribu bibit ikan nila. Desa juga menyiapkan dua kolam tambahan untuk mengembangkan budidaya lele dan bawal.
“Kami sudah tiga kali panen sejak mulai mengembangkan budidaya ikan pada 2025. Total hasil panen mencapai sekitar lima sampai enam ton,” ujarnya, beberapa waktu lalu.
Selain pembeli dari Bali, pemerintah desa kini membidik dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai pasar potensial.
“Kami ingin ada kerja sama dengan dapur MBG. Kami berharap pemerintah juga bisa mendorong dapur-dapur itu mengambil ikan dari kami sesuai kebutuhan,” katanya.
Khaerul menilai, kerja sama tersebut dapat memberikan kepastian pasar bagi hasil produksi BUMDes. Pengelola nantinya menyesuaikan ukuran dan kualitas ikan dengan kebutuhan pembeli.
Pengembangan usaha melalui potensi lokal tersebut sejalan dengan Program Desa Berdaya Pemprov NTB. Kepala Bappeda NTB, Baiq Nelly Yuniarti menjelaskan, pemerintah mengarahkan program tematik untuk memperkuat ketahanan pangan, pariwisata, dan kelestarian lingkungan.
“Melalui Desa Berdaya Tematik, kami memberikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp300 juta hingga Rp500 juta kepada desa untuk mengembangkan potensi lokal masing-masing,” jelas Nelly, Jumat, 30 Oktober 2026.
Dari 224 desa sasaran, sebanyak 216 telah memperoleh rekomendasi. Sebanyak 206 desa sudah mengajukan pencairan ke BKAD NTB, sedangkan 105 desa telah menerima transfer dana.
Nelly berharap, desa segera menjalankan kegiatan sesuai proposal dan rencana bisnis agar bantuan tersebut dapat menggerakkan ekonomi masyarakat. (*)




