Upaya Bappenda NTB Tingkatkan Kesadaran Wajib Pajak, Masuk Sekolah Sampai Gelar Event*
Mataram (NTB Satu) – Kepala Bappenda Provinsi NTB, Hj. Eva Dewiyani, S.P., mengatakan capaian realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) selama kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc. – Dr. Ir. H. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd. terus meningkat.
Peningkatan ini tidak lepas dari berbagai upaya yang dimunculkan Bappenda Provinsi NTB.
“Berbagai potensi penerimaan daerah harus terus dikejar, untuk bisa membiayai urusan, kewenangan dan tanggung jawab pemerintah daerah,” kata Kepala Bappenda.
Dalam hal peningkatan kesadaran wajib pajak jelas Eva Dewiyani, berbagai upaya pun sudah dan terus berjalan. Ia mencontohkan, seperti kegiatan sosialisasi, terus dilakukan diberbagai instansi dan masyarakat secara luas.
“Misalnya melalui program Samsat go to School untuk menyasar para pelajar yang telah memiliki izin untuk mengendarai kendaraan bermotor,” ucapnya.
Berita Terkini:
- Terbuka untuk Masyarakat, Unram Gelar Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Lapangan Rektorat
- Momen Hangat Megawati Bertemu Prabowo di Istana Negara Jelang Idulfitri
- Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026
- 7 Amalan Rasulullah Menyambut Idulfitri, Simpel tapi Pahalanya Besar
Kemudian lanjutnya, juga dilakukan sosialisasi ke pusat-pusat keramaian masyarakat, seperti pasar dan lain sebagainya.
“Tidak hanya itu, kami juga menggelar berbagai event seperti Samsat Night Music, sebagai sarana sosialisasi sekaligus bentuk apresiasi serta membangun kedekatan kepada masyarakat,” paparnya.
Tidak hanya itu, Bappenda NTB juga melakukan berbagai upaya dalam mengupgrade pelayanan.
Diantara upaya yang telah dilakukan, diantaranya melalui unit layanan mobil Samsat Keliling yang tersebar di seluruh kabupaten/kota.
“Kami juga menambah jam layanan serta membuat kebijakan insentif pajak kendaraan bermotor,” tukasnya.
Demikian juga untuk mendorong transaksi non tunai dan mencegah potensi kerugian negara, Bappenda juga menyediakan layanan digital pembayaran PKB melalui samsat autodebet dan aplikasi e-samsat delivery dengan menggunakan QRIS (Quick Response Indonesia System). (MIL)



